Beranda Terkini HIMAKA Asah Kemampuan Berbahasa Inggris untuk Hadapi Globalisasi Lewat English Debate

HIMAKA Asah Kemampuan Berbahasa Inggris untuk Hadapi Globalisasi Lewat English Debate

BERBAGI
Suasana English Debate di Ruang Seminar FEB Unsyiah. (Rinatul Mauzirah [AM] / DETaK)
loading...

Rina Mauzirah [AM] | DETaK

Darussalam – Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKA) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) kembali mengadakan English Debate sebagai salah satu rangkaian kegiatan pada Pekan Ilmiah Akuntansi (PIA) 2018 yang dilaksanakan di Ruang Seminar FEB Unsyiah selama dua hari dari tanggal 16-17 oktober 2018.

English Debate yang merupakan agenda tahunan, kali ini mengusung tema “Creater the Golden Generation with Higher Order Communicating Skill in Facing Globalization” yang sejalan dengan revolusi industri 4.0 saat ini, dimana kemampuan bahasa Inggris sudah menjadi kebutuhan penting  bagi generasi millenial untuk menghadapi globalisasi.

IKLAN
loading...


English Debate  ini  diikuti oleh siswa SMA  se-Aceh dengan jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 33 siswa yang terbagi kedalam 11 kelompok debat. Sistem perlombaan yang digunakan dalam English Debate ini adalah sistem eliminasi yang terdiri atas tiga tahap, yaitu tahap Penyisihan, Semifinal, Final.

Setiap tahap debat, masing-masing akan diberi tantangan untuk menjadi  The Prime Minister (Pembicara pertama, menyampaikan argumen), The Leader of Opposition (Penyanggah pertama), Deputy of Prime Minister (Pembicara kedua, menambah argumen), Deputy of Opposition (Penyanggah kedua), Whip Speaker Of Affirmative (Pembicara ketiga, memperkuat argumen sebelumnya), Whip Speaker Of Opposition (Penyanggah ketiga), Reply Speaker of Opposition (Menyimpulkan sanggahan sebelummya), dan Reply Speaker of Affirmative (Menyimpulkan dan memperkuat argumen sebelumnya).

Debat ini dapat memotivasi siswa untuk belajar bahasa Inggris serta menambah wawasan mahasiswa tentang pendapat yang disampaikan oleh peserta debat, seperti yang diungkapkan Tjoet Safira Mustaqilla, salah satu Panitia Event Organizer PIA.

English Debate sangat bagus, disini tidak hanya pesertanya (siswa SMA)  saja yang dapat melatih kemampuan bahasa Inggris dan mengembangkan bakat minat, namun bagi mahasiswa, kompetensi ini juga menambah ilmu pengetahuan, wawasan, dan pemikiran yang lebih positif tentang fenomena sekarang dan menjadi acuan untuk kita kedepannya,” ungkapnya.

Ia berharap untuk tahun depan, acara ini dapat menarik peserta lebih banyak lagi, baik dari kalangan siswa maupun mahasiswa.

“Saya harap untuk tahun selanjutnya, peserta bisa lebih banyak, tidak hanya se-Aceh tapi jika bisa Se-Sumatera, dan juga semoga pesertanya tidak hanya siswa tetapi juga mahasiswa,” lanjutnya.

Untuk pembagian juara English Debate nantinya akan dilaksanakan pada Sabtu, 20 Oktober 2018 saat acara penutupan PIA 2018.[]

Editor: Fazrina Nabillah