Beranda Terhangat FKH Terapkan Pelaksanaan Praktikum Luring Sesuai Tatanan New Normal

FKH Terapkan Pelaksanaan Praktikum Luring Sesuai Tatanan New Normal

BERBAGI
Ilustrasi. (M. Talal [AM]/DETaK)
loading...

Hijratun Hasanah & M. Talal [AM]

Darussalam– Sehubungan dengan dimulainya tahun ajaran baru pada 15 Februari 2021 Universitas Syiah Kuala (USK) mulai  menjalankan perkuliahan. Sebagian Fakultas di USK menjalankan praktikum secara luring, termasuk di antaranya yaitu Fakultas Kedokteran Hewan (FKH). Pratikum yang dijalankan FKH secara luring mulai berlangsung setelah seminggu berjalannya kegiatan belajar mengajar di kampus.

Ketentuan yang dijalankan FKH kepada mahasiswa selama kegiatan praktikum berlangsung yaitu wajib mematuhi protokol kesehatan dengan mejaga jarak, memakai masker, mempersiapkan handsanitizer, serta intensitas mahasiswa yang mengikuti pratikum di dalam ruang laboratorium juga di kurangi sebanyak setengah persen dari jumlah biasa mahasiswa yang mengikuti pratikum di keadaan perkuliahan normal.

IKLAN
loading...


Jumlah mahasiswa di setiap kelompok pratikum terdiri dari 5 sampai 6 orang dan di dalam satu shift terdiri dari 3 kelompok di ruang laboratorium. Luas rata-rata ruangan laboratorium berkisar antara 5 x 6 meter. Pratikum ini dijalankan dari angkatan 2016-2020, tetapi hanya angkatan 2019 dan 2020 saja yang kuliah dan pratikumm secara luring.

Sosialisasi pratikum kepada mahasiswa di lakukan dengan dua cara yaitu secara daring melalui aplikasi (Zoom meeting) dan juga secara luring. Didalam sosialisasi tersebut dijelaskan tentang metode-metode pelaksanaan pratikum, serta sosialisasi tentang protokol kesehatan.

Menurut Irza Rizki Gunawan selaku Koordinator Laboratorium Histologi FKH, “Pratikum sebaiknya di lakukan secara offline karena jika pratikum dilakukan secara online maka akan mengalami kesulitan, apalagi yang memang membutuhkan untuk terjun ke lapangan melihat secara lansung dan melakukan pembedahan. Jika pratikum dilakukan secara online maka hasilnya kurang maksimal sebab hanya melihat-lihat saja jadi belum tentu bisa, kalau misalnya pratikum secara lansung kita bisa lansung mahir dan mengetahui kesalahan-kesalahn apa saja yang terjadi saat melakukan pratikum.”

“Setiap mahasiswa mengonsumsi Vitamin C, karena Vitamin C fungsinya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, hindari mengonsumsi obat-obatan dokter dalam jangka panjang karena dapat menyebabkan kanker hati dan ginjal,” ujar Irza.

Siska selaku Mahasiswa FKH angkatan 2019 menyambut dengan penuh semangat mengenai informasi pratikum yang dilakukan secara offline, meskipun harus dibarengi dengan menjalankan protokol kesehatan yang cukup ketat.

“Udah merindukan suasana praktikum offline yang dinanti-nanti karena belajar dari pengalaman tahun lalu pratikum online itu kurang maksimal, kenapa? karena yang namanya di FKH kalau gak nyentuh objeknya gak nyentuh hewanya itukan kek kurang maksimal jadinya,” ungkapnya.[]

Editor: Cut Siti Raihan

BERBAGI