Beranda Terhangat Pelaksanaan Ujian SBMPTN di FT, Sejumlah Peserta Bingung

Pelaksanaan Ujian SBMPTN di FT, Sejumlah Peserta Bingung

BERBAGI
Poster SBMPTN DETaK. (Arie Mawardi/ DETaK)
loading...

Junina Rizki [AM] | DETaK

Darussalam- Sejumlah peserta ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) kebingungan ketika mencari ruangan di Fakultas Teknik (FT) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang serentak dilaksanakan pada Selasa, 8 Mei 2018.

Ruangan yang digunakan untuk ujian SBMPTN di gedung FT lama ada sebanyak 25 ruang yaitu ruang 01 di lantai 1, ruang 02-16 di lantai 2 dan ruang 17-25 di lantai 3. Sedangkan untuk gedung FT baru, ruangan yang digunakan sebanyak 11 ruang yaitu ruangan 01-06 di lantai 2 dan ruangan 07-11 di lantai 3.

IKLAN
loading...


Salah satu pengawas ujian di FT, Sri Aprilia mengatakan bahwa ada beberapa peserta yang telat karena tidak mengecek ruangan 1 hari sebelum hari H sehingga peserta tersebut kebingungan mencari ruang.

“Ada 24 ruang yang diisi 20 peserta, satu ruang untuk peserta yang ambil CBT sebanyak 50 orang dan satu ruang lagi untuk disability yang diisi satu peserta. Ada beberapa yang telat tetapi telatnya masih dalam range diizinkan, mungkin karena ada yang tidak mengecek ruangan satu hari sebelum hari H-nya jadi mereka mutar-mutar cari ruangan. Ada beberapa yang tidak membawa identitas jadi kami mengecek KTP dengan kartu ujian. Ada satu anak itu dia kita suruh sekolahnya untuk kasih surat keterangan lulusnya,” kata Sri ketika diwawancarai.

proses ujian SBMPTN di FT. Selasa, 08/05/18 (Junina Rizki [AM]/DETaK)

Ia menambahkan bahwa peserta mungkin saja hanya mengetahui gedung teknik yang lama, sementara peserta tersebut mengikuti ujian di gedung teknik baru sehingga peserta tersebut telat mengikuti ujian SBMPTN.

“Mungkin mereka telat karena ruang teknik pun kalau dia naik ke atas dia lihat sehari sebelumnya, lorong-lorongnya nampak sama jadi mereka bingung cari ruang. Kemudian ada juga gedung teknik baru, mungkin pesertanya cuma tahu gedung teknik yang di sini, sementara dia kena di gedung teknik baru,” tutup Sri. []

Editor : Missanur Refasesa