Beranda Siaran Pers Pema Unsyiah Salurkan Bantuan ke Agara

Pema Unsyiah Salurkan Bantuan ke Agara

BERBAGI

Siaran Pers

(Foto: Dok. Pema Unsyiah)

Darussalam – Sampai saat ini masyarakat Aceh Tenggara (Agara) yang terkena bencana banjir bandang, masih membutuhkan bantuan dari masyarakat Aceh. Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Mahasiswa (Pema) Unsyiah melakukan aksi penggalangan dana untuk meringankan beban masyarakat Agara yang terkena bencana banjir tersebut.

Dana yang terkumpul sebanyak Rp. 11.500.000 serta sejumlah pakaian layak pakai seperti jilbab, baju, celana, dan kain sarung yang terkumpul dari masyakarat Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

IKLAN
loading...


Sedangkan uang tunai yang terkumpul tersebut, mereka akan membeli makanan pokok, seperti beras 85 karung, minyak goreng 60 kg, dan telur 60 papan. “Kami sengaja mencairkan uang bantuan masyakat tersebut karena menurut pantauan tim dari Pema Unsyiah yang langsung berangkat ke lokasi bencana beberapa hari yang lalu, saat ini kondisi masyakat di sana memang sangat membutuhkan bantuan makanan pokok,” tulis Pema Unsyiah dalam rilisnya.

Bantuan dibagi kepada tiga desa yang terkena banjir di Agara, yaitu Desa Kerukunan, Desa Rikibur, dan Desa Setia Budi. “Bantuan diterima secara simbolis oleh Kepala Desa masing-masing.”

Menurut pengakuan masyarakat setempat kepada tim relawan Pema Unsyiah, saat ini masyarakat di sana sangat membutuhkan bantuan berupa bahan makanan pokok dan pembangunan kembali infrastrukur yang rusak. Sampai saat ini belum ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Agara maupun Pemerintah Aceh untuk membangun kembali infrastruktur mereka yang rusak, seperti rumah dan fasilitas umum.

Dalam program yang bertajuk ‘PEMA Unsyiah Peduli Aceh’ ini, mereka juga menggandeng lembaga-lembaga mahasiswa lain serta lembaga sosial seperti Himpunan Mahasiswa Geografi (Himageo), Himpunan Mahasiswa Fisika (Himafis) FKIP, BEM Fakultas Kedokteran Unsyiah, dan  Lembaga Sosial PKPU Aceh.

Pema Unsyiah juga berterimakasih kepada lembaga-lembaga sahabat Pema Unsyiah dan masyarakat Kota Banda Aceh dan Aceh Besar atas kepercayaannya kepada Pema Unsyiah untuk menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terkena bencana. “Ini merupakan wujud bahwa mahasiswa adalah mitra sejati masyarakat, suara mahasiswa adalah suara masyarakat.”[]