Beranda Headline Minat Mahasiswa Bidang Sosial terhadap PKM Minim, P2KM Tak Tahu Penyebabnya

Minat Mahasiswa Bidang Sosial terhadap PKM Minim, P2KM Tak Tahu Penyebabnya

BERBAGI
Tampak depan ruangan P2KM Unsyiah. (Safinaz Olvia [AM] | DETaK)
loading...

Safinaz Olvia [AM] | DETaK

Darussalam- Mahasiswa bidang sosial di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dianggap kurang berkontribusi dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dibandingkan dengan mahasiswa bidang eksak. Hal tersebut terlihat pada minimnya jumlah proposal mahasiswa bidang sosial yang diusulkan tiap tahunnya.

Menurut Ali, selaku staf pengelola PKM Unsyiah, mengatakan bahwa PKM tidak dikompetisikan antara sosial dengan eksak, yang mana terdapat 2 skema sehingga antara eksak dan sosial dipisah. Dalam PKM sendiri ada proposal penelitian, yang dapat diusulkannya penelitian sosial bagi mahasiswa sosial sendiri.

loading...

“Alasan bidang sosial kurang kontribusi atau partisipasi secara pasti tidak tau, tapi di Teknik itu ramai yang ikut dan MIPA mungkin keterlibatan dosennya lebih aktif mencari mahasiswa. Untuk PKM sendiri ada proposal penelitian, namanya penelitian harusnya bisa juga kita usulkan penelitian sosial karena memang PKM tidak dikompetisikan antara sosial dengan eksak. Seandainya dikompetisikan memang sosial bakal kalah karena memang bidang eksakta lebih banyak proposalnya. Ada 2 skema jadi eksak dipisah, sosial dipisah,” katanya.

Peminat terbanyak PKM mahahasiswa Unsyiah berasal dari fakultas eksak seperti Teknik, MIPA, dan Pertanian. Jumlah pengajuan proposal PKM mahasiswa Unsyiah mengalami peningkatan antara tahun 2017-2018 sebanyak 500-700 proposal dan terus meningkat setiap tahunnya.

“Tahun lalu sekitar 700 proposal, tahun sebelumnya lagi sekitar 500, itu yang saya ingat dan ada peningkatan jumlah proposal tiap tahun. Di PKM itu ada bidangnya atau istilahnya skema. Setiap tahunnya yang usulkan dari sosial hanya sedikit, karena memang yang terlibat PKM itu kebanyakan fakultas eksak, ada dari fakultas Teknik, MIPA, FKIP dan Pertanian, paling banyak itu teknik,” jelasnya.

Ali menambahkan bahwa upaya pihak PKM dirasa sudah cukup karena tahun ini pihak PKM mengunjungi fakultas bahkan prodi-prodi guna bekerjasama untuk menjadi pemateri sosialisasi PKM. Hanya tinggal bagaimana caranya dosen-dosen turut aktif melibatkan mahasiswanya. []

Editor: Junina Rizki