Beranda Headline ULDC 2016 Alami Peningkatan Peserta

ULDC 2016 Alami Peningkatan Peserta

BERBAGI
Peserta ULDC saat tiba di SPN Seulawah, Saree, Aceh Besar. (Riska Iwantoni/DETaK)

Riska Iwantoni | DETaK

Aceh Besar – Penyelenggaraan tahun ketiga Unsyiah Leadership Development Camp (ULDC) oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsyiah yang dipusatkan di Sekolah Polisi Negara (SPN ) Seulawah, Saree, Aceh Besar, di buka, Kamis, 5 Mei 2016.

Pembukaan ini dihadiri Wakil Rektor III (Alfiansyah Yulianur), Kabiro kemahasiswaan (M. Nasir Ibrahim), AKBP Hermansyah (Kakorsis SPN Seulawah), serta Ketua BEM dan jajarannya.

IKLAN
loading...


Alfiansyah Yulianur mengharapkan Output yang bisa diterapkan di kampus serta berkelanjutan kedepannya setelah kegiatan ini. “Tidak hanya sebatas pelatihan dan selesai, tapi juga punya tanggung jawab untuk diaplikasikan kepada banyak orang,” katanya kepada detak-unsyiah.com selesai membuka acara.

Lebih lanjut, ia juga mengharapkan para peserta yang telah selesai mengikuti kegiatan juga  dapat berperan dalam acara pelaksanaan PAKARMARU Unsyiah kedepannya.

Peserta saat mengikuti pembukaan oleh WR II Unsyiah, Alfiansyah Yulianur di Aula SPN Seulawah. (Riska Iwantoni/DETaK)
Peserta saat mengikuti pembukaan oleh WR II Unsyiah, Alfiansyah Yulianur di Aula SPN Seulawah. (Riska Iwantoni/DETaK)

Tahun ini, sebanyak 116 peserta terdiri dari mahasiswa pegiat organisasi dari berbagai fakultas di Unsyiah terseleksi untuk mengikuti kegiatan yang mengusung tema “ Karya Nyata Pemuda Aceh untuk Indonesia” ini. Jumlah tersebut meningkat drastis dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya yang hanya berkisar puluhan peserta.

“Pada gelombang pertama, sebanyak 81 peserta telah diasramakan di SPN ini, sementara sisanya akan menyusul besok (hari kedua)” terang Riki Muhamanda, ketua panitia.

Selama kegiatan berlangsung sampai 8 Mei tersebut, peserta akan mengikuti pelatihan dari pemateri The leader, aktivis, serta tokoh nasional dan lokal. Dilanjutkan dengan agenda outbond di hari terakhir sekaligus penutupan kegiatan.[]

Editor: Dinda Triani