Beranda Headline Putri Nurul Ulfa Juara Satu Syarhil di MTQ ke-14 Unsyiah

Putri Nurul Ulfa Juara Satu Syarhil di MTQ ke-14 Unsyiah

BERBAGI
Putri Nurul Ulfa (Dok. Pribadi)

Dinda Triani [AM] | DETaK

Putri Nurul Ulfa (Dok. Pribadi)
Putri Nurul Ulfa (Dok. Pribadi)

Darussalam – Putri Nurul Ulfa salah satu mahasiswa FKIP Unsyiah jurusan Bahasa Inggris yang juga merupakan pengurus bidang pengkaderan UKM Pers DETaK Unsyiah, berhasil memperoleh juara satu pada perlombaan MTQ cabang syarhil bersama dua temannya Ayu Andira dan Devi Arhami Putri, keduanya merupakan mahasiswa pendidikan matematika FKIP.

Setelah pengumuman pemenang pada 23 April 2015, sehari setelah perlombaan diselenggarakan. Baginya prestasi tersebut merupakan hal yang sangat mengembirakan, akhir dari usahanya yang cukup keras itu berbuah hasil yang diluar dugaannya.

IKLAN
loading...


“Ketika seleksi di tingkat fakultas saya masih merasa cukup optimis untuk menang namun ketika acara seleksi Universitas saya merasa kurang yakin bisa menang dan mendapatkan juara.” Tuturnya, dalam wawancara singkat diwaktu senggangnya, 24 April 2015.

Lanjutnya, pengalamannya dalam mengikuti perlombaan MTQ tersebut, sebagai seorang pensyarah yang juga memiliki peran cukup penting dalam grup, ia mencoba menghafal dan menguasai seluruh bahan yang harus dikuasai, meski mereka punya waktu cukup singkat untuk latihan bersama sebab regunya baru menentukan tema setelah technical meeting yang di gelar lima hari sebelum perlombaan. “Itu waktu yang cukup singkat,” tukas mahasiswi semester enam tersebut.

“Niat, usaha, dan do’a adalah kunci untuk mencapai kesuksesan. Dengan niat awal yang baik dan kesungguhan yang gigih. Lalu diakhiri dengan do’a pada sang pencipta menjadi hal terpenting setelah semua dilakukan.” Tutur Putri membeberkan hal-hal yang dilakukannya dalam perlombaan MTQ tersebut.

Ke depan ia mengharapkan dapat memberikan penampilan terbaik dan juga mengharumkan nama Unsyiah dan Aceh dalam pertandingan MTQ tingkat nasional yang akan digelar di Universitas Indonesia, Depok. Meski kemungkinan tidak semua dari regunya yang akan mewakili Unsyiah, ia tetap mengharapkan yang terbaik.[]

Editor: Riska Iwantoni