Beranda Headline Pemira Berlarut-Larut, Mahasiswa FISIP Lakukan Unjuk Rasa

Pemira Berlarut-Larut, Mahasiswa FISIP Lakukan Unjuk Rasa

BERBAGI
Unjuk Rasa oleh Mahasiswa FISIP di Halaman Gedung FISIP, Rabu 19 April 2017 (Mohammad Adzannie Bessania | DETaK).

Mohammad Adzannie Bessania | DETaK

Darussalam – Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsyiah menggelajar unjuk rasa di halaman gedung FISIP Unsyiah, Rabu 19 April 2017. Unjuk rasa ini merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa terkait Pemilihan raya (Pemira) Badan Eksekutif Mahaiswa (BEM) FISIP yang belum juga dilaksanakan.

Koordinator lapangan, Rizal Montes, menyampaikan empat tuntutan kepada Komisi Pemilihan Raya (KPR), dekan, dan Wakil Dekan (WD) III FISIP. Salah satunya, ia mendesak KPR untuk segera mengumumkan hasil verifikasi calon ketua dan wakil ketua BEM FISIP.

IKLAN
loading...


“Disini ada kerancuan karena ada dua calon. Salah satu calon sudah lulus verifikasi, tetapi pihak KPR mengulur-ngulur waktu dan tidak memplenokan sidang tersebut. Kami menuntut hak itu supaya jadwal dapat disesuaikan, penetapan sesuai dengan prosedur, dan BEM FISIP tidak vakum,” ujarnya kepada detak-unsyiah.com.

Ia juga mendesak kepada dekan dan WD III FISIP untuk segera menetapkan sidang pleno hasil verifikasi calon ketua dan wakil ketua BEM FISIP.

“Kami meminta kepada WD III dan ketua KPR segera menetapkan sidang pleno hasil verifikasi calon ketua dan wakil ketua BEM FISIP. Kami juga meminta segera menetapkan calon yang lulus verifiksi tersebut sesuai dengan Sidang Umum (SU) FISIP,” lanjutnya.

Menurut Rizal, Pemira di FISIP terkesan berlarut-larut sehingga ia meminta kepada Dekan dan WD III untuk segera mengeluarkan keputusan mengenai Pemira BEM FISIP.

“Kami meminta dekan dan WD III FISIP untuk segera memberi keputusan terkait polemik pemira di FISIP Unsyiah. Kami tidak mau berlarut-larut karena berefek kepada seluruh mahasiswa FISIP,” sambungnya.

Di samping itu, pihaknya akan membawa kasus ini ke Wakil Rektor III apabila tuntutannya tidak direalisasikan.

Di sini kami sudah menjalani proses advokasi, tetapi tidak diindahkan dan apabila tuntutan kami tidak terealisasi dalam 1 x 24 jam, kami akan membawa polemik ini ke WR III. Kami sadar, hari ini hanya FISIP yang belum ada ketua BEM Fakultas,” tutupnya.[]

Editor: Dinda Triani