Dedi Prasetyo | DETaK
Darussalam – Pemilihan Raya (Pemira) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi (FE) Unsyiah sempat ricuh sekitar pukul 11.30. Kericuhan di picu karena adanya pemilik hak suara yang mengambil surat suara ganda.
Hal tersebut langsung disadari oleh salah satu saksi calon ketua BEM FE, saksi tersebut spontan menarik pemegang surat suara ganda tersebut dari tempat pencoblosan, sehingga terjadi kericuhan antara saksi dan massa di lokasi tersebut.
“Surat suara double (ganda) terjadi karena membludaknya massa, sehingga membuat KPR hilang kontrol,” ujar Yudi, ketua KPR Pemira FE kepada detakusk.com, Selasa, 23 Desember 2014.
Ia juga menyangkan saksi yang mendapat pelanggaran tersebut tidak melaporkan sesuai prosedur yang telah di tetapkan oleh KPR. Yudi berharap ini tidak terjadi lagi hingga pemilihan berakhir.[]
Editor: Riska Iwantoni