Beranda Headline El Barca Terbaik di Eropa

El Barca Terbaik di Eropa

BERBAGI
(Dok. detik.com)
(Dok. detik.com)
loading...

(Dok. detik.com)
(Dok. detik.com)
DETaK | London – Ambisi pasukan Red Devils untuk menjadi kampuin di tanah sendiri pupus sudah. Ironisnya, mereka kembali terperosok pada lubang yang sama, di mana dua tahun yang lalu impian untuk meraih tropi champions juga kandas dari armada Pep Guardiola. Manchester United (MU) tampil memukau dengan pertahanan solid sepanjang turnamen digelar dan berakhir pada partai puncak Liga Champions di Wembley, Minggu (29/5/2011) dinihari.

Barcelona menasbihkan diri sebagai penguasa Eropa dengan membawa pulang trofi Liga Champions untuk kali keempat sepanjang sejarah klub. Kesuksesan Los Blaugrana (Barcelona -red) ini, Menyamai catatan rekor Bayern Muenchen dan Ajax Amsterdam di ajang Liga Champions. Dukungan hebat gelandang terbaik dunia itu membuat trisula striker anyar yang diturunkan Pep dinihari tadi yang masing-masing mengemas satu gol. Dengan total 30 gol, maka El Barca tercatat sebagai tim paling subur musim 2010/2011.

Jalannya Pertandingan
Di menit ke-7, Ronney mencoba merebut bola yang akhirnya berhasil ditinju Valdes yang keluar dari sarangnya. Sementara upaya yang dilakukan Villa di menit ke-10 berhasil dihadang bek MU dan bola keluar lapangan. Pada menit ke-15, umpan Mascherano disambut oleh Pedro dengan tandukan yang melenceng dari gawang. Begitu juga tembakan jauh Villa di menit 19 yang melebar ke sisi kiri.

loading...

Di menit ke-20, kerjasama Xavi dan Villa yang melakukan tembakan keras berhasil ditangkap kiper veteran MU, Van Der Sar. Serangan yang bertubi-tubi yang dilancarkan El Barca membuat Fergie (pelatih MU –red) waspada dan turun menuju pinggir lapangan.

Gol pembuka Barca diciptakan penyerang muda, Pedro di menit 27 menerima umpan terobosan Xavi Hernandez. Pedro yang luput dari kawalan bek MU melepaskan tembakan keras yang bersarang di sudut kiri jala Edwin Van der Sar.

Usaha keras yang dibangun anak-anak asuh Fergie membuahkan hasil. Keunggulan Barca hanya bertahan sampai menit 34. Terobosan Rooney di sisi kanan dengan operan bola kepada Ryan Giggs. Kemudian bola kembali diumpan kepada Rooney. Dengan sepakan kaki kanan ke tiang gawang, Rooney pun sukses membobol Valdes.

Pada babak pertama itu El Barca terlihat begitu dominan, dengan rasio penguasaan bola, 66-34. Barca juga melepaskan 10 tembakan dengan tiga di antaranya tepat sasaran. Sementara United hanya melepaskan dua tembakan dengan hanya satu yang tepat sasaran.

Babak Kedua
Aksi superior El Barca berlanjut di babak kedua Setelah beberapa kali tembakan yang dilakukan Messi. Tepatnya di menit ke 54, tendangan dari luar kotak penalti bersarang di sisi kiri jala Van Der Sar. Gol “si bocah ajaib” dari Argentina ini disambut histeria penonton yang memadati altar Wembley dan mengantarnya selangkah menuju sepatu emas, sebagai topscorer musim ini.

Di pihak MU sendiri, usaha Chicarito untuk membalas kekalahan selalu terperangkap offside. Terlihat ada beberapa kali hakim garis mengangkat bendera untuknya.

Sepanjang pertandingan, Messi acapkali dilanggar oleh pemain MU. Bomber Barca ini terlalu gesit untuk dikawal. Ferdianand dan Vidic direpotkannya, bahkan Valencia pun ikut melanggar Messi.

Di menit 60, kartu kuning pertama diberikan untuk Alves setelah menjegal Evra yang sedang berlari. Namun, dua menit kemudian giliran pemain MU yang dihadiahi kartu kuning oleh wasit, Carrick melanggar Iniesta.

Pada menit 60 MU melakukan pergantian pemain. Fabio yang terlihat cedera keluar digantikan Luis Nani. Sebuah kesalahan dilakukan oleh Nani yang terlambat membuang bola liar di kakinya. Pada menit ke-68, tendangan penyerang yang baru didatangkan dari Valencia Musim ini, David Villa terlihat indah dengan tendangan pisang melewati hadangan kiper yang akan pensiun setelah pertandingan tersebut.

Setelah itu terjadi beberapa pergantian pemain lagi. Di menit 77, Carrick keluar dan digantikan Paul Scholes. Begitu juga dari tim El Barca yang pada menit 85 dan menit 88 mengantikan Villa dengan Keita serta Alves dengan Puyol.

Wasit mengeluarkan kartu kuning terakhir pada pertandingan ini, setelah Valdes berlama-lama menguasai bola.

Pada sisa waktu yang ada, Barca lebih memilih menguasai si kulit bundar dalam jangkuannya. Namun MU juga sempat mengancam gawang Barca di mana kerjasama Luis Nani dan Rooney berakhir dengan tendangan yang melebar. Di menit 93, pemain yang menggantikan Pedro, Ibrahim Afellay melancarkan tembakan keras yang berhasil diselamatkan Van Der Sar. Dan wasit pun meniut peluit panjang pertanda tropi Liga Champions 2010/2011 sah milik klub Catalan Spanyol tersebut. [Ferdian AM]