Beranda Headline 717 Mahasiswa Calon Penerima Bidik Misi Ikuti Wawancara

717 Mahasiswa Calon Penerima Bidik Misi Ikuti Wawancara

BERBAGI

Rizki Wardani [AM] | DETaK

Siswa calon penerima beasiswa Bidik Misi sedang mengikuti peroses wawancara di Gedung Biro Kemahasiswaan. (Rizki Wardani/DETaK)

Darussalam – Sebanyak 717 siswa calon penerima beasiswa Bidik Misi 2014 jalur SNMPTN undangan Unsyiah,  ikuti wawancara tahap awal di gedung Biro Kemahasisswaan, Selasa, 10 Juni 2014.

Wawancara ini akan dilaksanakan dalam dua hari, yaitu pada tanggal 10 -11 juni 2014 mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. “Wawancara ini bertujuan untuk memverifikasi kebenaran data yang telah mereka isikan, serta menguji kelayakan calon penerima beasiswa,” terang Safrizal, pengelola beasiswa Bidik Misi Unsyiah kepada detak-unsyiah.com.

IKLAN
loading...


“Beasiswa tersebut diperuntukkan bagi siswa berprestasi yang kurang mampu tapi memiliki berprestasi,” kata dia. Wawancara ini tambah Safrizal, merupakan tes kelayakan awal yang nantinya akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa Bidik Misi.

“Dalam wawancara ini kami ditanyai tentang keadaan rumah serta kebenaran data yang kami isikan,” ungkap Putri Dewi Septiani, salah satu calon penerima beasiswa Bidik Misi 2014, selesai melaksanakan wawancara.

Data-data yang harus dibawa saat wawancara meliputi formulir pendaftaran SNMPTN, kartu Bidik Misi, kartu keluarga, surat keterangan tidak mampu, dan foto keadaan rumah calon penerima beasiswa.

Kuota penerima Bidik Misi pada tahun 2014 ini tersedia untuk 1500 orang mahasiswa dan setiap tahunnya meningkat tiap tahunnya. Jumlah ini akan diplot dalam dua jalur penerimaan mahasiswa secara nasional, yakni SNMPTN dan SBMPTN. Selanjutnya, kekurangan kuota pada jalur nasional tersebut akan diakomodir pada jalur seleksi mandiri Unsyiah yang direkrut secara manual.

“Jalur mandiri tersebut kita buka untuk mereka yang tidak ter-cover (terakomodir) pada saat jalur nasional” kata Safrizal.

Untuk itu harap Safrizal, bagi para siswa yang mendaftar diri pada jalur Bidik Misi agar memberikan data dengan sebenar-benarnya.[]

Editor: Murti Ali Lingga