Beranda Headline Tim Debat Konstitusi Unsyiah Dipastikan Masuk MK

Tim Debat Konstitusi Unsyiah Dipastikan Masuk MK

BERBAGI
Sumber: Google

Mulya Rizki Nanda | DETaK

mahkamah konstitusi
Sumber: Google Gambar

Palembang – Delegasi Fakultas Hukum Unsyiah yang mewakili universitas untuk mengikuti perhelatan bergengsi Debat Konstitusi Tingkat Nasional pada 23 April mendatang kini sudah dipastikan melaju ke babak semifinal di tahap penyisihan regional barat Indonesia yang berlangusung di Universitas Sriwijaya, Palembang.

Mereka yang kini dikategorikan empat besar pada tahap penyisihan itu, telah berhasil memperoleh satu tiket dari enam tiket yang tersedia untuk menuju Gedung Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi, Cisarua, Bogor (tempat terselenggaranya Debat Konstitusi Nasional) setelah dinyatakan menang dari Universitas Bengkulu di babak perempat final tadi sore.Dari enam tiket yang tersedia, empat diperuntukkan bagi tim yang lolos ke semifinal dan dua tiket bersisa akan diperebutkan bagi empat tim yang tidak lolos ke semifinal.

Iklan Souvenir DETaK

Dalam perjalanannya, mereka telah berhasil melewati para pesaing yang datang dari 24 universitas yang tersebar di regional tersebut.

Selama dua perhelatan terakhir, perjuangan Unsyiah melalui delegasinya untuk dapat menembus tingkat nasional selalu terurung. Di tahun 2011 misalnya, Unsyiah gagal menembus tiket nasional karena kalah melawan Universitas Sumatera Utara (USU) di babak penyisihan. Sementara tahun berikutnya, Unsyiah harus rela kehilangan kesempatan dikarenakan kendala dana di MK, sehingga 24 universitas yang bersamuh ditahun sebelumnya saja (2011-red) yang kembali memperoleh kesempatan (tidak dapat dilaksanakannya tahapan penyisihan di  regional seperti tahun ini).

Syukur dan mohon dukungan

Tim debat konstitusi yang dimotori oleh tiga mahasiswa aktif FH Unsyiah semester enam ini, saat ini sedang mempersiapkan diri untuk memperebutkan juara tiga melawan Universitas Sumatera Utara yang dijadwalkan bertanding esok hari. Mereka adalah Rifka Safira, Bayu Putrima, dan Safnan.

“Mohon dukungan agar kita dapat memperoleh posisi ketiga di tingkat regional” kata Rifka Safira, salah satu awak tim debat konstitusi Unsyiah via telepon kepada detakusk.com, Minggu, 23 Maret 2014.

Melihat rekam jejak USU di dua perhelatan sebelumnya, mereka pernah mengalahkan Unsyiah pada babak penyisihan. “Tentu besok kita punya semangat untuk tampil beda dan tidak akan mendulang kekalahan kembali dengan mereka.”

Adapun tim yang memperebutkan posisi I dan II adalah Universitas Padjajaran dan Universitas Sriwijaya. Mereka akan bertemu untuk memperebutkan juara I di tingkat regional setelah masing-masing mengalahkan Unsyiah dan USU.[]

Editor: Mulya Rizki Nanda