Beranda Headline Belajar di Jerman Bukan Lagi Mimpi

Belajar di Jerman Bukan Lagi Mimpi

BERBAGI

Musanna [AM] | DETaK

Darussalam – Alumni universitas di Jerman yang tergabung dalam Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ) Aceh bekerja sama dengan Career Development Center (CDC) dan Perpustakaan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menggelar pameran dan seminar pendidikan “Study in Germany” di Gedung  Auditorium FKIP Unsyiah Sabtu 12 September 2015.

Alumni FH Anhalt Germany asal Sumatra Barat, Murti Ali Nasution mengatakan bahwa nilai akademik bukanlah hal yang utama untuk mencapai kesuksesan dan belajar di luar negri. “Yang paling penting dan yang utama adalah personal development dan pupuklah mimpi-mimpi itu dan jangan sampai mimpi itu hilang, karna ketika mimpi itu hilang maka buyarlah semuanya,” ujar Murti Ali Nasution.

Iklan Souvenir DETaK

Seminar tersebut dibuka oleh Ilham Maulana selaku Ketua PAJ (Persatuan Alumni Jerman), dan kemudian diresmikan oleh Pembantu Rektor 1 Hizir Sofyan. Dalam sambutannya ia menekankan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Jerman maju karena SDM, meskipun Jerman adalah sebuah negara yang kecil, tapi Indonesia adalah sebuah negara yang besar dan luas, dan Aceh sangat kaya. Aceh maju, Indonesia pasti maju,” ucap Hizir.

Acara tersebut turut dihadiri pembicara dari Jerman Prof Dr. Evamarie Hey-Hawkins, seorang dosen di Universitat Leipzing Germany, civitas akademika dan mahasiswa  Unsyiah, siswa SMA dan SMK Banda Aceh dan para Alumni Jerman.

Acara ini merupakan acara tahunan PAJ yang dimaksudkan untuk mensosialisasikan sistem pendidikan Jerman, dan memotivasi masyarakat Aceh untuk melanjutkan sekolah ke negeri Hitler tersebut. Terlihat  peserta yang terdiri dari para mahasiswa dan pelajar SLTA memenuhi ruangan auditorium FKIP tersebut.[]

Editor: M. Fajarli Iqbal