Beranda Terkini Wujudkan Masyarakat Sehat, Fkep USK Kembali dengan Gempar

Wujudkan Masyarakat Sehat, Fkep USK Kembali dengan Gempar

BERBAGI
Acara pembukaan Gempar 9 FKep USK. 15/10/2021. (Shella Agustia Putri | DETaK)

Shella Agustia Putri  | DETaK

Darussalam – Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali melaksanakan kegiatan bakti sosial tahunan mereka yakni Gerakan Mahasiswa Keperawatan Peduli Masyarakat (Gempar). Acara pembukaan Gempar dilaksanakan pada Jumat, 15 Oktober 2021 pukul 08.30 WIB s.d selesai melalui Zoom Meeting.

Gempar merupakan kegiatan bakti sosial tahunan FKep USK dan tahun ini menjadi pergelaran kesembilan dengan mengangkat tema “Mari Satukan Langkah untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat di Era Pandemi Covid-19”. Gempar akan dilaksanakan secara daring maupun luring selama tiga hari dari tanggal 15 – 17 Oktober 2021 di tiga desa, yakni Desa Cot Gud, Desa Cot Bada dan Desa Cot Preh, Kabupaten Aceh Besar.

IKLAN
loading...


Ketua Panitia, Abrar Fazillah, dalam kata sambutan dan laporannya mengatakan bahwa tujuan Gempar tahun ini adalah untuk meningkatkan rasa sosial dan kepedulian mahasiswa Fkep USK di masa pandemi.

Lebih lanjut Abrar juga menyebutkan kegiatan ini diikuti oleh 135 peserta yang dibagi ke dalam peserta luring dan peserta daring.

“Jumlah peserta Gempar pada tahun ini adalah 135 orang, dengan peserta luring 25 orang, panitia berjumlah 56 orang dengan panitia luring 32 orang,” ungkapnya.

Program-program yang akan dilaksanakan dalam kegiatan Gempar kali ini adalah video edukasi, podcast, education for kids, penyuluhan masyarakat, home visit, pembagian sembako, poster edukasi, dan tanaman sehat.

Ketua BEM FKep, Muhammad Fajar, dalam sambutannya mengharapkan dengan terselenggaranya Gempar IX ini peserta bisa memperoleh pengalaman yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari serta FKep USK dapat terus berkontribusi dan berinovasi dalam menciptakan masyarakat sehat di Indonesia.

Wakil Rektor III USK, Hajjul Kamil juga memberikan beberapa pesan dalam sambutannya kepada panitia Gempar IX untuk memperhatikan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan luring.

“Jangan sampai ada klaster-klaster baru terkait dengan penyebaran Covid-19 akibat dari kegiatan kita,” pungkasnya. []

Editor: Muhammad Abdul Hidayat