Beranda Terkini Tausiah Maulid Nabi Bersama LDF Ash Shihah USK

Tausiah Maulid Nabi Bersama LDF Ash Shihah USK

BERBAGI
Ketika tausiah sedang berlangsung. 20/10/2020. (Nihayatul Afifah Husna/DETaK)

Siti Maryam Purba [AM] | DETaK

Darussalam- Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad saw. 1443 H, Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) Ash-Shihah Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Syiah Kuala (USK) gelar tausiah bersama pada Rabu, 20 Oktober 2021. Kegiatan ini diadakan melalui Zoom Meeting dengan tema “Kekasih Pilihan, Sang Pembawa Risalah Allah SWT”.

Kegiatan sudah berlangsung sejak Selasa, 19 Oktober 2021 di mana panitia telah membagikan 77 kotak nasi kepada fakir dan miskin di lingkungan USK.

IKLAN
loading...


“Acara hari ini itu ada rangkaian kegiatannya dan dimulai kemaren. Ya, karena kalau nasi itu kan sudah dipesan duluan ya, ternyata pemerintah menggeser liburnya ke hari ini, sehingga pembagian nasi itu tetap dilakukan kemaren. Senang sekali dengan acara maulid ini kita terlatih untuk membagikan kebahagiaan ke semua umat Muslim, dan ini bukan terjadi di hari maulid saja. Harapannya berapa pun rejeki harus bisa dibagikan ke sesama umat Muslim lainnya,” ujar Sri Rahayuningsih, selaku Wakil Dekan III Fakultas Keperawatan USK.

Dalam sambutannya, Kabir, selaku Ketua Panitia mengatakan tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kepedulian sesama mahasiswa serta menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Tujuan dari kegiatan ini sendiri yaitu meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap sesama manusia dengan cara berbagi, khususnya kepada fakir miskin. Lalu untuk menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Serta meningkatkan motivasi untuk mengenang kembali perjuangan beliau untuk dijadikan suri tauladan.” Ungkap Kabir.

Tausiah yang dimoderatori oleh Ja’far Abdul Ghoffar itu berlangsung selama 2 jam 30 menit dengan partisipan sebanyak 113 orang, dan isi oleh Khairul Rafiqi, ustad lulusan Universitas Al Ahzar sebagai pemateri.

“Ketika kita mengenang, ketika kita membaca, ketika kita berfikir tentang orang-orang sholeh maka akan turun rahmat Allah SWT. Dan kita sekarang sedang mengenang, sedang mengingat, sedang mengulang-ulang yaitu pimpinannya para sholihin yaitu Baginda Rasulullah SAW tentu curahan rahmat yang turun itu lebih lagi,” ujar Khairul.

Khairul juga menambahkan bahwa kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh akhlak para pemudanya.

Closing statement saya yang terakhir yaitu akhlak, yang zaman sekarang betul-betul merosot, maka kita hiasi pemuda itu, memang identik maju suatu tempat suatu bangsa itu pemudanya. Jadi, dari kita betul-betul perbaiki akhlak,” pungkasnya.[]

Editor: Indah Latifa