Beranda Terkini ACF 2018, Kuliner Gampong Nusa Wariskan Resep Leluhur

ACF 2018, Kuliner Gampong Nusa Wariskan Resep Leluhur

BERBAGI
Suasana stand Pesona Kuliner Gampong Nusa. Sabtu, 5/5/18. (Eka Purnama Sari Ningsih/ DETaK)

Eka Purnama Sari Ningsih | DETaK

Banda Aceh– Aceh Culinary Festival (ACF) 2018 yang digelar di Lapangan Blangpadang pada 4-6 Mei 2018 dengan mengangkat tema “New Traditional: Look Good, Taste Good” festival kuliner ini merupakan agenda tahunan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Festival kuliner ini mengahadirkan 120 tenant.

Hari kedua penyelenggaraaan Aceh Culinary Festival (ACF) pada tanggal 5 Mei 2018 ramai dihadiri pengunjung, para pendiri stand juga memiliki berbagai konsep unik yang disajikan untuk menarik perhatian setiap pengunjung yang datang.

IKLAN
loading...


Salah satu diantaranya adalah Stand yang diberi nama Pesona Kuliner Gampong Nusa, menghadirkan konsep tradisional dengan menyajikan berbagai bahan makanan dasar seperti belimbing wuluh, cabai, bawang, sawi laut, kelapa, daun kelor,dan buah sawo yang disajikan dengan menggunakan peralatan tradisional seperti tampah bambu, daun nipah, dan kendi. Dengan konsep penyajian kuliner yang cukup unik tersebut, maka tak heran jika banyak pengunjung yang mengabadikan lewat potret kamera.

Darmi, pendiri stand Pesona Kuliner Gampong Nusa mengungkapkan bahwa dalam konsepnya ia mencoba mengangkat kembali resep leluhur zaman dahulu yang mulai pudar dan jarang ditemui, dan memperkenalkan kembali kuliner tradisonal tersebut pada masyarakat umum.

Kuliner tradisional Aceh yang disajikan dalam stand Pesona Kuliner Gampong Nusa ini diantaranya sawi laut yang dibumbui dengan asam sunti dan kelapa, sawo plik ue, ikan teri (Kareng) asam sunti, pizza Aceh, dan kuah on murong yaitu kuah yang berbahan dasar daun kelor.

Dalam menyajikan kulinernya, sebagian besar menu masakan menggunakan bumbu yang menjadi andalan masyarakat Aceh yaitu kelapa dan asam sunti. Maka tak heran setiap menu yang disajikan selalu terdapat kelapa dan asam sunti di dalamnya.

Untuk bisa menikmati kuliner tersebut pengunjung tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Karena kuliner tersebut dijual dengan harga yang sangat terjangkau, harga dimulai dari Rp. 5.000 sampai dengan Rp. 10.000. Sebelum membeli pengunjung juga diperbolehkan mencicipi terlebih dahulu menu-menu yang telah disajikan.

“Stand ini memiliki keunikan tersendiri dan menambah wawasan mengenai kuliner tradisional Aceh. Menu yang disajikan juga bisa dinikmati dengan harga terjangkau, ya cocoklah dengan kantong mahasiswa,” ujar Saifa salah satu pengunjung stand Pesona Kuliner Gampong Nusa.[]

Editor : Missanur Refasesa