Beranda Terhangat Tiga Mahasiswa Teknik Komputer Raih Medali Emas Lomba Gemastik

Tiga Mahasiswa Teknik Komputer Raih Medali Emas Lomba Gemastik

BERBAGI
(Dok. Pribadi)

Nihayatul Afifah Husna I DETaK

Darussalam- Tiga mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Komputer Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil raih medali emas dalam kegiatan Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik). Gemastik merupakan program dari Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaram dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan 1 kali setiap tahunnya.

Ary Dasmara, selaku Ketua Tim menjelaskan bahwasanya Gemastik menyediakan 11 kategori perlombaan, salah satunya ialah kategori “Piranti Cerdas Sistem Benam dan IOT” yang diikuti oleh mahasiswa USK dengan nama alat “Get Kupi”.

IKLAN
loading...


“Kami mengikuti lomba dalam kategori kategori PIRANTI CERDAS SISTEM BENAM dan IOT, kategori ini membahas tentang bagaimana cara menyelesaikan masalah yang belum ada solusinya,” jelas Ary saat dihubungi melalui telepon.

Kegiatan ini dimulai sejak 1 Juni 2021 dan berakhir pada 7 Oktober 2021. Pada tanggal 1 Juni, para peserta melalui tahap penyisihan, dalam tahap penyisihan setiap tim harus menyerahkan proposal dan alat sudah selesai 50%. Setelah lulus pada tahap penyisihan, tim akan melakukan presentasi dan alat sudah selesai 100%.

“Kami mengambil ide alat sortasi biji kopi IoT dan machine learning yang diberi nama ‘Get Kupi’, kami mengambil ide ini karena kopi merupakan komoditas ke-2 seteah rokok di Indonesia dan dalam kanca internasional Indonesia menjadi pengekspor kopi terbesar setelah Brazil dan Aceh menjadi daerah penghasil Kopi di Indonesia. Proses yang paling sulit dalam pengolahan kopi adalah sortasinya, biasanya sortasi ini dilakukan secara manual dan orang yang sudah mahir pun membutuhkan waktu 10 menit dalam 1 kg nya. Hal ini tentu saja tidak seimbang dengan permintaan yang semakin meningkat, oleh karena itu kami berinisiatif membuat alat sortasi ini,” lanjut Ary.

Tim ini terdiri dari Ary Dasmara selaku Ketua Tim, Alifia Febriana, dan Fina Novianti selaku anggota. Dalam melakukan persiapan lomba, Ary mendapatkan kendala yang cukup berarti, yaitu ia harus mempelajari semua hal dalam kurun waktu 1 bulan.

“Kendala yang saya hadapi ialah mempelajari semuanya dalam waktu 1 bulan, karena latar belakang pendidikan saya adalah jaringan dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan alat, tetapi Alhamdulillah saya bisa menyelesaikannya” pungkasnya.[]

Editor: Cut Siti Raihan