Beranda Terhangat Antusiasme Mahasiswa USK dalam Program Kampus Merdeka

Antusiasme Mahasiswa USK dalam Program Kampus Merdeka

BERBAGI
Ilustrasi. (Satria Liswanda/DETaK)

Satria Liswanda | DETaK

Darussalam- Indonesia terus melakukan inovasi dalam memajukan sektor pendidikan. Melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI), pemerintah menghadirkan suatu program khusus mahasiswa di Perguruan Tinggi dalam lingkup Kemendikbudristek RI yaitu Kampus Merdeka.

Kampus merdeka merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar oleh Kemendikbudristek RI yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa/i untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai persiapan karir masa depan (Website Kampus Merdeka). Kampus merdeka terdiri dari beberapa program, yaitu Pertukaran Merdeka Mahasiswa di dalam/luar negeri, Kampus Mengajar, Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), dan berbagai program lainnya.

IKLAN
loading...


Universitas Syiah Kuala (USK) termasuk perguruan tinggi yang menjadi bagian dari program Kampus Merdeka. Mahasiswa/i USK banyak yang ikut berpartisipasi dalam program ini, mayoritas mengikuti Pertukaran Merdeka Mahasiswa di dalam/luar negeri, Kampus Mengajar, Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Pada semester gajil tahun 2021, empat mahasiswa lolos Pertukaran Mahasiswa Merdeka ke luar negeri dalam program Indonesian International Student Mobility Award (IISMA), 276 mahasiswa lolos program Kampus Mengajar angkatan II, 44 mahasiswa lolos program MSIB, dan sebanyak 300-an mahasiswa lolos dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka nasional.

Antusiasme mahasiswa mengikuti program kampus merdeka terlihat jelas ketika mereka mendaftarkan program ini dengan pengurusan berkas dan seleksi yang sangat kompetitif. Setelah dinyatakan lulus peserta kampus merdeka sangat semangat mengikutinya karena menurut mereka akan banyak mendapatkan keuntungan terutama pengalaman luar kampus.

“Kami sangat antusias dan paham mengenai program kampus mengajar. Program ini menunjang pengalaman langsung di lapangan, kami juga dapat konversi 20 sks namun dengan memenuhi beberapa syarat,  pihak kampus mendukung dengan memberikan bimbingan-bimbingan untuk kami, di sini kami dapat berkarya dengan membantu guru-guru dan siswa di sekolah untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran,” begitu ungkap Rizka Dewantara peserta Kampus Mengajar di SMPN 4 Banda Aceh saat diwawancarai tim.

Banyak pengalaman yang akan didapatkan selama mengikuti program kampus karena program ini merupakan program nasional. Selain mendapatkan ilmu-ilmu baru, peserta program kampus merdeka juga akan mendapatkan teman-teman baru dari seluruh penjuru Nusantara.

“Banyak manfaat yang saya dapatkan, saya bisa menerapkan teori perkuliahan di program magang ini, magang ini juga dibayar termasuk akomodasi perjalanan ke tempat magang, selain itu dapat relasi baru dengan bertemu orang-orang luar biasa dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Arif Darwisyi mahasiswa Fakultas Pertanian USK peserta Magang Merdeka di PT. JAPFA & Edufarmers.

Peserta program kampus merdeka berharap agar program ini berjalan lancar dan benar-benar bermanfaat bagi mereka, sebagaimana diungkapkan oleh Muhammad Aulia Noza mahasiswa Fakultas Teknik USK yang lolos magang merdeka di DPR RI ketika diwawancarai melalui chat Whatsapp.

“Harapan saya terhadap program ini semoga semuanya berjalan lancar sehingga pembelajaran yang saya dapatkan di sini tidak sia-sia dan semoga ilmu-ilmu di sini bisa saya sharing ke teman-teman semua, serta program ini bisa terus berlanjut ke depannya,” harapnya. []

Editor: Della Novia Sandra