Beranda Siaran Pers Laznas Yakesma Aceh dan Rumah Amal USK Jalin Kerja Sama Program Pemberdayaan...

Laznas Yakesma Aceh dan Rumah Amal USK Jalin Kerja Sama Program Pemberdayaan Usaha Mikro

BERBAGI
(Dok. Panitia)

Siaran Pers | DETaK

Banda Aceh – Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Yakesma Aceh dan Rumah Amal Mesjid Jamik Universitas Syiah Kuala melakukan penandatanganan nota kesepakatan kerja sama tentang Program Pemberdayaan Pelaku Usaha Mikro di wilayah lingkungan Kampus Universitas Syiah Kuala. Penanda tanganan ini dilaksanakan di Kantor Rumah Amal, yang berlokasi di lantai 2 Mesjid Jamik USK pada Jum’at, 08 Oktober 2021.

Fakhrurrazi selaku Kepala Cabang Laznas Yakesma Aceh mengatakan, program ini lahir atas keprihatinan kami melihat kondisi perekonomian masyarakat yang begitu menyedihkan selama pandemi ini masih berlangung di Aceh.

IKLAN
loading...


“Kami turun langsung ke lapangan mendengarkan keluhan beberapa pelaku usaha mikro yang mengatakan bahwa usaha mereka harus tutup karena sepi pembeli, ada juga yang kehabisan modal dan ada juga memohon untuk diberikan modal agar mereka bisa kembali menjalankan usahannya. Oleh karena itu, kami mencoba menjalin silaturrahim bersama Rumah Amal USK untuk membantu para pelaku usaha mikro yang terdampak ini,” terang Fakhrurrazi.

Fakhrurrazi juga menambahkan, selain bantuan modal usaha, Laznas Yakesma Aceh juga menawarkan adanya bimbingan yang diberikan selama beberapa bulan untuk mengatasi terjadinya kegagalan dalam menjalankan usahanya.

Heru Fahlevi selaku Direktur Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala mengungkapkan kekhawatirannya dengan kondisi perekonomian masyarakat saat ini, terutama para pelaku usaha mikro yang harus kehilangan mata pencaharianya selama pandemi.

“Kita bisa melihat sendiri selama para mahasiswa USK harus kuliah online, maka semua kantin harus tutup, warung nasi, foto copy dan usaha lainnya juga ikut terancam karena di kampus tidak ada mahasiswa.”

Ia merasa program kerja sama ini dapat mengatasi permasalahan pelaku usaha mikro yang ada di sekitar kawasan Universitas Syiah Kuala.

“Saya rasa program ini sangat membantu untuk mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi oleh para pelaku usaha mikro saat ini. Oleh karena itu kami menjalin kerja sama dengan Laznas Yakesma Aceh, karena kami menganggap Yakesma sudah sering melaksanakan program pemberdayaan untuk para pelaku usaha mikro sampai mereka mandiri dan bahkan sampai mampu membayar zakat karena keberhasilan usahanya,” imbuh Heru yang juga merupakan dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis USK.

Pelaku usaha mikro yang akan mendapat bantuan modal usaha akan diverifikasi langsung oleh pihak Yakesma dan mendapat bimbingan selama beberapa bulan.

“Untuk pelaku usaha mikro yang akan mendapatkan bantuan modal usaha dan bimbingan, akan diverifikasi langsung oleh Yakesma sesuai dengan kriteria penerima bantuan zakat. Semoga kerja sama yang baik ini akan terus terjalin untuk membantu pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat di Aceh”, pungkas Heru.[]

Editor: Indah Latifa