Beranda Headline U.S Goes to Children Menginspirasi Anak Desa di Banda Aceh

U.S Goes to Children Menginspirasi Anak Desa di Banda Aceh

BERBAGI
Tim U.S. Goes to Children foto bersama usai proses belajar mengajar (Mutia Wahdini [AM]/DETaK)

Mutia Wahdini [AM] | DETaK

Banda Aceh – Himpunan mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris atau English Student Assosiation (ESA) yang tergabung dalam Divisi Pendidikan, mengadakan program U.S GOES TO CHILDREN yang sudah berjalan selama tiga bulan terakhir terhitung sejak Februari lalu bertempat di  TPA al Hikmah, Desa Kuta Alam, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Sabtu, 16 April 2016.

Program yang dibentuk sejak awal 2015 ini bertujuan sebagai wadah bagi mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), khususnya mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris untuk mengaplikasikan ilmu dengan cara mengajar dan berbagi pengalaman dengan anak-anak di beberapa desa di Banda Aceh, dengan harapan agar dapat menjadi pendidik yang lebih berani tampil di depan untuk kedepannya. Program ini juga dapat  berdiri atas kerja sama beberapa mahasiswa Bahasa Inggris yang berada di bawah naungan divisi pendidikan ESA serta dukungan pihak jurusan dan masyarakat di desa bersangkutan.

IKLAN
loading...


Anak-anak yang mengikuti pembelajaran mengaku sangat terinspirasi dan senang dengan adanya program tersebut.

“Kami tambah suka belajar Bahasa Inggris dan senang bisa belajar sama-sama karena sore biasanya kami tidak ada kegiatan,” ungkap Alya, salah satu murid dari desa tersebut.

Riki Muhamanda, penanggungjawab program tersebut menyatakan bahwa program yang fokus mengajarkan siswa jenjang SD ini mendapat tanggapan positif dari pihak jurusan serta masyarakat setempat.

“Kami sangat senang dapat menjalankan program ini serta mendapat dukungan dari beberapa pihak. Anak-anak disinipun sangat antusias dan semangat dalam mengikuti pembelajaran yang kita adakan dua kali dalam satu bulan ini. Padahal kita hanya fokus mengajarkan kepada siswa tingkat SD, namun ada beberapa siswa tingkat SMP yang ingin bergabung. Akan tetapi kami memberi batasan hanya kepada siswa SMP kelas 1 saja yang boleh bergabung,” jelasnya saat ditemui di mushalla Al Hikmah bersama rekan-rekannya.

Ia juga menambahkan harapannya agar program ini tetap berlanjut ke beberapa desa lainnya dan seluruh mahasiswa khususnya jurusan Bahasa Inggris dapat berpartisipasi dalam program ini supaya lebih baik lagi untuk kedepannya.[]

Editor: Eureka Shittanadi