Beranda Headline Sampah Bertaburan di Kolam FKIP, Mahasiswa Diminta untuk Sadar Diri

Sampah Bertaburan di Kolam FKIP, Mahasiswa Diminta untuk Sadar Diri

BERBAGI
Penampakan sampah di kolam FKIP (Cut Siti Raihan / DETaK)

Cut Siti Raihan [AM] | DETaK

Darussalam –  Fenomena sampah masih membutuhkan perhatian dan kepedulian dari banyak pihak. Tak terkecuali di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang menjadi Jantong Hatee Rakyat Aceh, tak jarang kita lihat banyak tempat-tempat di Unsyiah yang fungsinya bukan tempat pembuangan sampah malah sudah dialihfungsikan menjadi tempat sampah. Hal ini terjadi di banyak tempat, salah satunya di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsyiah.

Terkait hal ini, Wakil Dekan II FKIP Unsyiah, Abdurrahman, memberikan pernyataan bahwa sampah yang terdapat di FKIP, khususnya di kolam FKIP, muncul karena kurangnya kepedulian masyarakat FKIP terhadap lingkungan sekitarnya.

IKLAN
loading...


“Sampah itu muncul karena kurangnya kepedulian masyarakat FKIP terhadap kebersihan sekitar. Juga, disebabkan karena banyaknya daun-daun pohon yang jatuh terbawa angin sehingga bertebaran di mana-mana, khususnya di kolam FKIP,” ungkapnya saat ditemui tim www.detak-unsyiah.com di ruangannya. Senin, 15 Oktober 2018.

Abdurrahman juga mengatakan bahwa sudah terdapat aturan tentang larangan membuang sampah sembarangan. Tetapi, aturan ini kurang diindahkan oleh masyarakat FKIP. Sehingga, diperlukan adanya kesadaran dari diri setiap individu untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Untuk kebersihan FKIP sudah ada Tim kontrak assorting yang melakukan pembersihan di lingkungan FKIP pada waktu pagi hari. Sehingga, biasanya pada pagi hari tidak terdapat sampah. Tetapi, apabila sudah sore hari maka sampah tersebut akan muncul lagi, terutama baru-baru ini banyak sampah di kolam FKIP,” ungkap Abdurrahman ketika ditanya mengenai tim kebersihan FKIP.

Salah satu mahasiswa FKIP angkatan 2017, Izmul Muzafar, mengatakan bahwa dirinya pernah melihat mahasiswa membuang sampah ke kolam FKIP.

“Saya sendiri pernah melihat mahasiswa membuang sampah ke kolam FKIP. Mungkin mahasiswa tersebut terlalu malas untuk membuang sampah ke tempatnya. Hal itu sangat miris kita lihat, karena kita disini sudah mahasiswa, sehingga hal-hal dasar seperti membuang sampah ke tempatnya itu sudah seharusnya kita lakukan,” tutur Izmul.

Abdurrahman sangat berharap untuk kebersihan FKIP kedepannya agar mahasiswa lebih sadar dan peduli terhadap kebersihan lingkungan, serta tidak meninggalkan sampahnya sembarangan.

“Harapan saya kepada mahasiswa, khususnya yang duduk atau istirahat di dekat kolam FKIP agar tidak meninggalkan sampahnya di meja. Karena sampah itu akan tertiup angin dan terbang kemana-mana. Tong sampah sudah banyak disediakan, sehingga buanglah sampah itu ke tempatnya,” tutupnya.[]

Editor: Fazrina Nabillah