Beranda Headline Rela Desakan Demi Dapatkan Tiket Mata Najwa

Rela Desakan Demi Dapatkan Tiket Mata Najwa

BERBAGI

Riyanti Herlita | DETaK

Antrian untuk menukarkan e-tiket Mata Najwa di belakang Gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah Senin, 15 Desember 2014. (Riska Iwantoni/DETaK)

Darussalam – Keterlambatan daftar ulang tiket Metro TV On Campus Unsyiah yang sempat diundur hingga pukul 17.00 WIB tetap diburu ribuan orang. Pendaftaran ulang e-ticket yang awalnya di jadwalkan mulai pukul 14.00 WIB tersebut tampak mulai dipadati oleh berbagai kalangan, khususnya mahasiswa dari berbagai universitas di Aceh hampir memenuhi halaman samping panggung AAC Dayan Dawood sejak pukul 15.00 WIB, Senin, 15 Desember 2014.

Perburuan tiket Mata Najwa jauh unggul dari Pelatihan Jurnalistik dan Stand Up Comedy. Belum ada informasi pasti terkait jumlah ticket yang sudah ditukarkan. Namun, dari pantauan detak-unsyiah.com sampai pukul 18.00 WIB, sekitar 3000-an tiket Mata Najwa sudah habis ditukarkan, sedangkan Pelatihan Jurnalistik 500-an dan Stand Up Comedy 400-an.

IKLAN
loading...


“Asli cepat kalilah, padahal tadi saya paling depan, gak sampek pun 15 menit tinggalin sebentar, nyelip-nyelip lagi, tetap dapat dipertengahan, udah panjang banget ngantriannya,” ucap Alvi, mahasiswi Pendidikan Fisika Unsyiah saat bincang-bincang dalam barisan sesama temannya.

Peminat Mata Najwa yang lebih tinggi tersebut juga terlihat dari antrian yang tak kunjung tertib, berulang kali panitia mengatur peserta untuk membentuk dua baris agar penukaran tiket segera dijalankan.

Bahkan, tak sedikit dari para peserta yang tetap menunggu dalam antrian padatnya merasakan kepenatan dan riuh dengan berbagai sorakan yang dilontarkan ke panitia.

“Gimana pulak mau mundur, orang udah dari tadi ngantrinya,” ucap seorang peserta yang merasa gerah lama menunggu.

Disamping itu, peserta yang sama juga menyanggah perkataan dari seorang panitia. “Masalah barisan ini sebenarnya peraturan internal kalian,” katanya, dengan sedikit lelucon berpribahasa sindiran.[]

Editor: Riska Iwantoni