Beranda Headline PMI Bantah Jual Darah

PMI Bantah Jual Darah

BERBAGI
suasana donor darah di teras FKIP Unsyiah (foto: Nurhamiddah/DETaK)

 suasana donor darah di teras FKIP Unsyiah (foto: Nurhamiddah/DETaK)Nurhamiddah | DETaK

 Darussalam- Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh membantah isu yang beredar tentang penjualan darah oleh pihak PMI. Hal tersebut di ditanggapi oleh Armia, petugas PMI saat agenda donor darah yang dilaksanakan Himpunan Mahasiswa Fisika (Himafi) di teras FKIP Unsyiah, Kamis (7/3/2013).

Menurutnya, kantong PMI hanya mengutip biaya untuk pemeriksaan penyakit dalam darah beserta kantong darahnya sebesar 250 ribu. “Takkan sanggup kita beli darah, karena darah tidak bisa di produksi”, imbuhnya.

IKLAN
loading...


Ia menambahkan untuk daerah Banda Aceh dan Aceh Besar tiap harinya di butuhkan 100 kantong darah dan dalam sebulan rata-rata 3000 kantong.  Stok darah baru terpenuhi apabila ada 3000 kantong.”Selama ini PMI hanya dapat memenuhi permintaan darah sebanyak 70 persen,” katanya.

Agenda donor darah tersebut merupakan serangkaian acara PRESSURE 2  dari Himafi FKIP Unsyiah bekerjasama PMI Banda Aceh. Dari kegiatan tersebut, PMI berhasil mengumpulkan 37 kantong darah. Armia mengatakan,  bagi setiap pendonor darah yang sudah mendonorkan darah, maka nafsu makan akan bertambah. “Jika pola makannya tidak di jaga, maka akan menimbulkan kegemukan”,tutupnya.[]