Beranda Headline Pertalite Naik dan Premium Langka, Amper Serukan Aksi 

Pertalite Naik dan Premium Langka, Amper Serukan Aksi 

BERBAGI
Sejumlah mahasiswa Amper tengah menyuarakan aksi di bundaran Simpang Lima Banda Aceh. 28/3//2018 (Novita Sari Saputry/DETaK).
loading...

Eureka Shittanadi | DETaK

Banda Aceh – Sejumlah mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Universitas Muhammadiyah (Unmuha), dan Universitas Iskandar Muda (Unida) yang terkumpul dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPER) melakukan seruan aksi “Kelangkaan Premium & Kenaikan Pertalite” di bundaran Simpang Lima Banda Aceh dan di depan kantor DPRA pada Rabu, 28 Maret 2018.

Sebelumnya, pemerintah membuat keputusan untuk menaikkan harga pertalite sebesar Rp. 200,-  per liter, meski harga minyak dunia tengah mengalami penurunan harga. Keputusan pemerintah tersebut lantas mengundang amarah seluruh rakyat pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM).

IKLAN
loading...


Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan dalam konferensi pers pada 5 Maret 2018 telah menjanjikan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan tarif dasar listrik dan harga BBM hingga tahun 2019.

Dinilai ingkar janji, lantas seluruh mahasiswa di Indonesia melakukan seruan aksi atas kelangkaan dan kenaikkan harga BBM tersebut, salah satunya adalah sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam AMPER.

Adapun tuntutan dari mahasiswa Amper tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Turunkan harga BBM jenis Pertalite
  2. Mengusahakan kesediaan BBM jenis Premium
  3. Keseriusan pemerintah terhadap pengelolaan minyak dan gas untuk kesejahteraan  rakyat kecil bukan untuk golongan elit yang mencari keuntungan
  4. Pemerintah harus sejahterakan rakyat atau kembalikan subsidi bahan bakar minyak untuk rakyat kecil

Menurut koordinator lapangan seruan aksi, Alfian Rinaldi, aksi tersebut merupakan aksi solidaritas dan bentuk keprihatinan mahasiswa terhadap penderitaan rakyat, sehingga seruan aksi tersebut dilakukan.

“Aksi di seluruh Indonesia ini tidak akan terjadi jika pemerintah tidak menaikkan harga pertalite dan juga mulai hilangnya premium di pasaran mengingat menteri ESDM juga kemarin itu sempat janji bahwa harga BBM tidak akan naik hingga tahun 2019, tapi ini malah sudah naik 3 kali,” ungkap Alfian saat diwawancarai usai melakukan seruan aksi.[]

Editor : Athaillah