Beranda Artikel Perbedaan Istilah Gender dan Seks

Perbedaan Istilah Gender dan Seks

BERBAGI
(Sumber: Ist)

Artikel | DETaK

Pernahkan Anda melihat kata “seks” (Sex) atau “gender” tertera pada suatu formulir atau saat mendaftarkan akun di media sosial? Biasanya istilah ini digunakan untuk mendeskripsikan jenis kelamin seseorang. Tapi tahukah anda bahwa seks dan gender bukanlah hal yang sama? Mari simak perbedaannya dibawah ini!

Menurut World Health Organization (WHO), gender mengacu pada karakteristik perempuan dan laki-laki yang dikonstruksi secara sosial. Dalam hal ini termasuk norma, perilaku dan peran yang terkait dengan “menjadi” perempuan atau laki-laki, serta hubungan satu sama lain. Sebagai konstruksi sosial, gender bervariasi antara satu kelompok masyarakat dengan masyarakat lainnya dan dapat berubah seiring waktu. Sedangkan seks mengacu pada perbedaan karakteristik biologis dan fisiologis perempuan dan laki-laki seperti kromosom, hormon dan organ reproduksi.

IKLAN
loading...


Gender dibentuk oleh sosial dan budaya, serta pandangan masyarakat yang memiliki standar tentang cara seseorang harus berperilaku berdasarkan jenis kelaminnya. Biasanya sering dikenal dengan konsep feminim dan maskulin. Gender bersifat relatif karena dapat dipertukarkan antara sifat perempuan dan laki-laki dan dapat berubah dari waktu ke waktu serta berbeda antara satu daerah dengan daerah lain.

Contoh stereotip gender yang biasanya ada dalam masyarakat adalah perempuan dianggap lebih emosional, sensitif, lemah lembut, talkative, perempuan harus home-oriented atau bertugas mengerjakan perkerjaan rumah tangga. Sedangkan laki-laki dianggap harus kuat, macho, tidak boleh cengeng, tegas, rasional dan lebih dipercaya untuk memimpin.

Seks atau jenis kelamin biasanya ditetapkan pada saat kelahiran berdasarkan ciri-ciri biologis yang melekat pada jenis kelamin tertentu. Seks bersifat mutlak dan tidak dapat ditukar kecuali jika melakukan operasi untuk mengganti jenis kelamin.

Contoh dari perbedaan biologis antara peremuan dan laki-laki adalah perempuan bisa menstruasi, mengandung, melahirkan, dan menyusui sedangkan laki-laki tidak. Perempuan dengan vagina dan laki-laki dengan penis. Payudara perempuan membesar dan menghasilkan Air Susu Ibu (ASI) sedangkan laki-laki tidak. Laki-laki memiliki testis dan menghasilkan sperma dan lain sebagainya.

Nah, penjelasan di atas jelas menunjukkan perbedaan antara gender dan seks. Tetap ingat bahwa gender tidak bersifat mutlak, jadi bisa saja anda menjumpai laki-laki yang cenderung bersifat feminim dan sebaliknya. Kemudian paling terpenting adalah tidak menilai rendah dan mendiskriminasi seseorang hanya karena ekspresi gender yang tidak sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat. []

Penulis bernama Shella Agustia Putri, mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Syiah Kuala angkatan 2019. Ia juga merupakan salah satu anggota aktif di UKM Pers DETaK USK.

Editor: Muhammad Abdul Hidayat

BERBAGI