Sunday June 27th 2010

Telah Terbit

Daftar di PayPal, lalu mulai terima pembayaran menggunakan kartu kredit secara instan.

Dana Wirausaha Mahasiswa Bertambah

Penguatan pendidikan kewirausahaan di kampus-kampus semakin terlihat nyata hasilnya. Untuk tahun 2010, penguatan di perguruan, baik negeri maupun swasta, akan memperoleh tambahan dana.

Hendarman, Direktur Kelembagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas di Jakarta, Selasa (22/12/2009), kepada media mengatakan. Pendanaan kewirausahaan mahasiswa di perguruan tinggi swasta ditambah Rp 250 juta menjadi Rp 1,25 miliar. Dana tersebut diserahkan pada setiap koordinator perguruan tinggi swasta (Kopertis).

Selain itu, sebut Hendarman, dana untuk perguruan tinggi bertaraf internasional yang besarnya Rp 2 miliar, dikurangi jadi Rp 1,5 miliar. Bagi universitas, institut dan sekolah tinggi negeri besarnya Rp 1 miliar, serta Rp 500 juta untuk politeknik negeri.

Keseriusan Dikti untuk mengembang kewirausahaan dapat dilihat dari program kerja tahun mendatang. Diantaranya, dengan melatih 1.500 dosen dari 300 perguruan tinggi melalui training of trainer dosen kewirausahaan yang bekerja sama dengan Universitas Ciputra Entrepreneurship Center (UCEC). “Para dosen tersebut mengembangkan pendidikan kewirausahaan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kampus masing-masing,” jelas Hendarman.

Bukan hanya itu, untuk mendukung kewirausahaan di perguruan tinggi, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) telah membuka 300 pusat studi kewirausahaan.

Dana yang disiapkan untuk penelitian program studi kewirausahaan tersebut senilai Rp 100 miliar selama periode tahun 2009. Sedangkan untuk tahun 2010, dana ini akan diusahakan untuk tetap dipertahankan.
Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Depdiknas, Fasli Jalal, mengungkapkan. Dana tersebut, diperuntukkan baik bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun (PTS) Swasta.

Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) menargetkan pada akhir pelaksanaan program 100 hari nanti, kurikulum kewirausahaan sudah selesai dan siap diterapkan pada tahun ajaran 2010/2011.

Menurut Mendiknas, masuknya kewirausahaan dalam kurikulum harus diperhitungkan karena jumlah jam pelajaran memiliki batas maksimumnya. Kewirausahan adalah bagian dari pembentukan karakter yang ujungnya menciptakan peserta didik menjadi entrepreneur. Mendiknas berharap, program kewirausahaan ini, setidaknya akan mampu membuka lapangan kerja, khususnya bagi para intelektual muda di Indonesia.

Anda berminat untuk menjadi wirausahawan, tunggu saja program tahun 2010 mendatang. Siapkan diri Anda mulai sekarang!

Share/Bookmark

Leave a Reply



UA-15933840-2