Beranda Terkini Peringati Hari Sumpah Pemuda, Unsyiah Adakan Kuliah Akbar Kebangsaan

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Unsyiah Adakan Kuliah Akbar Kebangsaan

BERBAGI
Kuliah Akbar di Lapangan Tugu Unsyiah. 28/10/2017 (Nurul Fajriyani [AM]/DETaK).

Nurul Fajriyani [AM] | DETaK

Darussalam – Dalam upaya memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke 89 Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mengadakan Kuliah Akbar Kebangsaan yang  berlangsung pada hari Sabtu, 28 Oktober 2017 di Lapangan Tugu Unsyiah.

Pelaksanaan kegiatan ini mengusung tema “Peranan Perguruan Tinggi dalam Melawan Radikalisme”. Sebagaimana yang di sampaikan oleh Rektor Unsyiah, Samsul Rizal dalam materinya bahwa pemuda harus memahami radikalisme, terorisme dan komunisme sehingga dapat menyangkal paham-paham radikalisme yang mulai muncul saat ini.

“Ancaman terhadap keutuhan dan ideologi bangsa semakin nyata belakangan ini, oleh karena itu sebagai generasi penerus bangsa pemuda haruslah memahami tentang radikalisme, terorisme dan komunisme sehingga kita mampu menyangkal paham-paham radikalisme yang mulai muncul ke permukaan saat ini,” jelasnya.

Mayor Jendral Tentara Negara Indonesia (Mayjen TNI) Zumaidi yang bertindak sebagai pemateri, menyampaikan orasi dalam pidato singkatnya tentang sejarah peaksanaan Sumpah Pemuda yang memerlukan perjuangan sangat besar, sehingga pemuda yang hidup pada zaman sekarang ini harus mampu untuk megisi masa dengan hal-hal yang bermanfaat, misalnya untuk melatih kepemimpinan untuk masa yang akan dating.

“Pemuda adalah pemimpin di masa yang akan datang, untuk itu menjadi seorang pemimpin bukanlah orang yang lemah, biasa- biasa melainkan pemimpin adalah sosok yang mempunyai kelebihan dan sisi yang luar biasa,” ungkap Zumaidi.

Afrida Yanti, selaku peserta kuliah akbar mengungkapkan bahwa kulia tersebut berjalan khidmat walau peserta tersengat terik matahari.

“Kuliah yang berlangsung tadi sangat khidmat dan antusias, meskipun kegiatan tersebut berlangsung di bawah terik matahari dan juga diisi dengan pemateri-pemateri yang luar biasa seperti dari Rektor Unsyiah, Dekan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry dan juga orasi dari Mayjen TNI, sehingga dengan adanya kuliah seperti ini kita mampu memupuk rasa kepedulian terhadap bangsa karena kitalah pemuda penerus estafet di masa yang akan datang,” jelasnya.

Kegiatan kuliah tersebut diikuti oleh 20 universitas yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar dimana dihadiri juga oleh para Dosen dan Rektor yang berasal dari Unsyiah, Muhammadiyah, Uin Ar-Raniry dan Abulyatama.[]

Editor: Dhenok Megawulandari