Beranda Terkini Dilatih Singkat, Penari Tunanetra Ini Persembahkan Tarian Apik

Dilatih Singkat, Penari Tunanetra Ini Persembahkan Tarian Apik

BERBAGI
Penyandang disabilitas tampilkan tarian yang memukau (Yunda Sufni/DETaK)

Yunda Sufni [AM] | DETaK

Banda Aceh– Kondisi fisik yang kurang sempurna tidak menjadi penghalang bagi para penyandang disabilitas ini untuk menghibur dan menginspirasi para penikmat seni tari. Enam penyandang tunanetra dari UPTD RSBM (Rumoh Seujahtera Beujroh Meukarya) Ladong Aceh Besar menampilkan ketrampilan tari mereka berupa tari saman pada Minggu, 29 Mai 2016 di Taman Putroe Phang Banda Aceh.

Para penari ini dibina oleh 5 mahasiswi dari program studi Bimbingan Konselling FKIP Unsyiah. Mereka merupakan anggota dari PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) dengan tema “Sosialisasi Tari Saman Melalui Bimbingan Kelompok pada Anak tunanetra”.

Iklan Souvenir DETaK

Pelatihan ini terbilang cukup singkat yaitu sekitar 3 minggu. Awalnya mahasiswa yang membina para penari kurang percaya diri akan keberhasilan acara ini, tapi karena semangat dan kemauan yang tinggi dari para peserta, mereka menjadi merasa yakin.

“Saya ingin lebih mengenal tarian daerah sendiri, karena sebelumnya belum pernah ikut belajar menari. Menyenangkan, pengalaman baru bagi saya selama saya tunanetra,” ucap Sakinah salah satu penari tunanetra tersebut.

Meskipun waktu latihan mereka cukup singkat, namun mereka memperlihatkan hasil terbaik mereka dengan tarian yang kompak. Mereka juga berharap agar kedepan bisa lebih mengembangkan keterampilannya lebih baik lagi.[]

Editor: M. Fajarli Iqbal