Beranda Terkini HIMKA FKIP Sukses Selenggarakan Chemistry Expo 6

HIMKA FKIP Sukses Selenggarakan Chemistry Expo 6

BERBAGI
Stan Chemistry Expo 6 di gedung FKIP. 06/03/19 (Alfi Nora | DETaK)

Alfi Nora | DETaK

Darussalam– Himpunan Mahasiswa Kimia (HIMKA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menggelar rangkaian acara Chemistry Expo 6. Kegiatan yang bertajuk “Exploring Chemistry For Life and Future” ini diadakan di gedung FKIP Unsyiah pada 4-9 Maret 2019.

Acara ini sudah berjalan sejak 6 tahun terakhir dan untuk tahun 2019 ini ditanggung jawab penuh oleh angkatan 2016. Biasanya setiap kegiatan Chemistry Expo, panitia selalu menerima produk-produk orang lain dan belum pernah meluncurkan produk sendiri. Namun di expo ke-6 ini, mahasiswa Kimia ingin menunjukkan semua dari hasil karya sendiri mulai dari makanan hingga produk lainnya.

“Setiap expo kami selalu ambil dan terima produk orang, gak pernah kami bikin sendiri karena takutnya ribet. Tapi tahun ini kami udah membuat perubahan gak kayak tahun-tahun sebelumnya. Semua yang di expo hasil produksi kami sendiri,” ungkap Daniati yang merupakan panitia dan produsen di acara tersebut.

Baru-baru ini mahasiswa FKIP Kimia membuat eksperimen yang diberi nama Liqsoup yaitu sabun cair. Masa pembuatan yang cukup singkat dan rasa pesimis pun menghantui mereka, dikarenakan mereka menganggap diri mereka tidak mampu. Namun dengan dorongan dan antusiasme dari para dosen di FKIP Kimia sendiri, maka telah berhasil membuat satu produk yaitu Liqsoup. Selama pengerjaan produk ini dipandu langsung oleh Musri dan Erlidawati.

“Awal-awal kita iseng-iseng aja karena kita belum ada yang bisa buat sabun cair itu. Cuma karena dosen pun mendukung kami, ibu itu bilang ini kan hampir dekat acara expo, kenapa gak kalian buat terus dan jual di expo,” pungkas Daniati ketika diwawancarai pada 6 Maret 2019.

Liqsoup ini memiliki 7 keunggulan yang dapat membedakan dengan produk lainnya. Pertama, dapat membersihkan dengan mudah dan cepat. Kedua, formula anti bakteri tidak bau meskipun direndam lama. Ketiga, mudah larut dan meresap. Keempat, wangi tahan lama. Kelima, menjaga warna pakaian dan tetap cemerlang. Keenam, lembut dan tidak panas. Dan yang terakhir ramah lingkungan.

Sejauh ini expo berjalan dengan lancar dan sangat mendapat apresiasi dari dosen maupun  dari pengunjung. Untuk Liqsoup sendiri sudah terjual lebih dari 30 bungkus dengan harga Rp 6.000,- per bungkus, dengan rentang waktu 2 hari berlangsungnya Chemistry Expo.

Jumlah produsen untuk Liqsoup ini sebanyak 9 orang dari angkatan 2016. Mereka berharap kedepannya produk Liqsoup ini tidak hanya terjual sebatas kegiatan expo, namun juga bisa terus berlanjut hingga digunakan oleh semua konsumen untuk kebutuhan sehari-hari. Jadi konsumen tidak perlu menggunakan produk lain, karena sudah ada produk dari lokal yang cukup berkualitas.

“Kami maunya ya produk ini bisa kami produksi lebih banyak lagi, dapat digunakan oleh semua orang, minimal di Aceh lah dulu jadi kita gak perlu pake produk lainnya, kami juga berencana membuat produk lain jadi bukan hanya sabun cair ini,” tutupnya.[]

Editor: Herry Anugerah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here