Beranda Terkini Dua Anggota DETaK Jadi Pemenang Feature Terbaik di PJTLN Genta Andalas

Dua Anggota DETaK Jadi Pemenang Feature Terbaik di PJTLN Genta Andalas

BERBAGI
Pemenang Feature terbaik foto bersama dengan pemateri. (Foto: Istimewa)
loading...

Muhammad Chalid Isra | DETaK

Padang – Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PJTLN)  dalam rangkaian acara Semarak Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Genta Andalas, Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat secara resmi ditutup pada Jumat, 27 November 2015.

Pada rangkaian acara penutupan dibacakan juga karya  feature terbaik, karya Putri Nurul Ulfa dan Dinda Triani dari LMP DETaK Unsyiah terpilih sebagai pemenang terbaik satu dan dua. Selanjutnya juara tiga diraih oleh Mukhtar Syafi’i dari LPM Suara Kampus, IAIN Imam Bonjol Padang.

Putri Nurul Ulfa mengaku senang, ia mengatakan bahwa ini merupakan pertama kalinya dirinya menulis feature dengan serius selama aktif di UKM Pers DETaK Unsyiah, ia juga berharap ilmu yang telah didapat bisa beguna untuk banyak orang.

“Pemateri memaparkan materi dengan cukup baik, sehingga mudah diterima dan diaplikasikan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Dinda Triani, ia berharap pelatihan dan kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan lebih baik lagi ke depanya dengan menghadirkan pemateri-pemateri yang berkompeten di bidangnya.

Penilaian tersebut langsung dilakukan oleh pemateri Elok Dyah Messwati dari Kompas. Sebelumnya dia mengisi materi tentang penulisan wisata dan perjalanan, kemudian para peserta melakukan praktik dan membacakan karyanya satu per satu untuk dinilai.

“Ketiga pemenang ini dari segi penulisan saya lihat informasi dan pengemasan tulisan cukup memadai dan detail untuk disampaikan, cuman masih perlu pengasahan dan pengembangan lebih dalam lagi,” ungkap Elok Dyah Messwati, yang juga Founder Komunitas Backpaker Dunia tahun 2014.

Kegiatan PJTLN Genda Andalas tahun ini mengusung tema Travel Documentary yang diikuti 29 orang dari berbagai LPM dan Universitas di Indonesia.[]

Editor: Riska Iwantoni