26 Universitas Taiwan Hadir di Unsyiah

0
Suasana Job Fair and Education Expo di gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah (Mohammad Adzannie Bessania | DETaK)

Mohammad Adzannie Bessania | DETaK

Darussalam – Sebanyak 26 universitas dari Taiwan hadir di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dalam acara Job Fair and Education Expo di gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah pada tanggal 29-30 Agustus 2017. Acara ini diselenggarakan oleh Career Development Center (CDC) Unsyiah bekerjasama dengan Office of International Affairs (OIA) Unsyiah, dimana CDC Unsyiah mengadakan job fair (pameran pekerjaan) dan OIA Unsyiah mengadakan education expo (pameran pendidikan).

 “OIA menghadirkan 26 universitas taiwan dan 20 universitas dari Amerika dan Inggris. Informasi dari 20 universitas di Amerika dan Inggris diwakili oleh INTO. INTO merupakan organisasi besar yang memberi informasi tentang universitas di Amerika dan Inggris.. Kalau Taiwan, mereka datang semua,” jelas Raju, Koordinator panitia (CDC) Unsyiah

Antusias pengujung saat menghadiri pameran sangat tinggi. Pantuan detak-unsyiah.com, terlihat pengujung langsung memadati berbagai stand pameran universitas Taiwan. Tidak hanya mahasiswa, namun siswa Sekolah Menegah Atas (SMA) dari berbagai sekolah di Banda Aceh turut menghadiri pameran tersebut.

“Ya, kami mengundang siswa SMA untuk datang ke education expo,” ungkap Raju.

Sebelum memasuki area education expo, pengunjung diberi brosur yang berisi koleksi stempel oleh Elite Study in Taiwan (ESIT). Pengunjung diminta untuk mengumpulkan seluruh stempel dari 26 universitas Taiwan yang berada di pameran dan yang berhasil mengumpulkan seluruh stempel akan diberi cinderamata oleh ESIT. ESIT merupakan organisasi yang menghubungkan kerjasama internasional di bidang pendidikan oleh Kementrian Pendidikan Taiwan.

Tidak hanya berisi expo, dalam acara ini juga terdapat seminar pendidikan dan workshop yang dikhususkan untuk anggota CDC Unsyiah dan 200 orang bukan anggota yang mendapat tiket masuk gratis oleh CDC Unsyiah.

Wakil Rektor I Unsyiah, Hizir Sofyan, menyebut kedatangan universitas dari Taiwan ke Aceh bukan termasuk rencana mereka.

“Rencana mereka (Taiwan) bukan di Aceh, tapi di Surabaya. Kita mengajak mereka untuk datang ke Aceh karena ada banyak alumni lulusan Taiwan disini. Akhirnya mereka mau mengadakannya di Aceh,” sebut Hizir.

Ia berharap negara-negara lain juga dapat melakukan pameran universitas dan beasiswa di Aceh.

“Kita inginnya bukan hanya Taiwan. Kita juga ingin negara lain, seperti Jerman dan Australia, melakukan hal serupa disini,” tutupnya.[]

Editor: Fazrina Nabillah

Comments

comments

alterntif text

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY