Beranda Terhangat Saturday Fever Jadi Ajang Pelestarian Budaya Tradisional dan Modern

Saturday Fever Jadi Ajang Pelestarian Budaya Tradisional dan Modern

BERBAGI
Kemeriahan acara Saturday Fever di Stadion Haji Dimurtala. 30/11/19 (Hadis Fadillah [AM] | DETaK)

Hadis Fadillah [AM] | DETaK

Darussalam– Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bengkel Seni dan Teater Ekonomi Bisnis (Bestek) mengadakan acara Saturday Fever yang memiliki konsep Street Music dan Demam Area di halaman Stadion Haji Dimurtala, pada Sabtu, 30 November 2019. Kegiatan ini dimeriahkan oleh 11 pengisi acara dan 6 tenant yang mengisi tempat di sekitar panggung.

“Sebelum acara Saturday Fever ini, kita sudah buat antalogi dekapan musik waktu ulang tahun Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB).  Jadi, pemenang di acara itu kita tampilin buat mengisi acara ini seperti Mocca Float, Pouch atau Julian Alka yang lagi ngebooming. Tapi kita juga seleksi dari pendaftar. Kalau tenant sendiri ada Live Mural, Showcase Otomotif, Sneakers Area, Foods and Beverages, Photobooth, dan Band Merch,” jelas Siti Asiyah selaku anggota aktif dari Bestek.

Rahma, salah satu pengunjung, mengatakan bahwa kegiatan Saturday Fever ini menjadi hal yang positif dan bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat Kota Banda Aceh, khususnya kaum muda. Dengan tujuan untuk melestarikan budaya tradisional dan modern, serta menjadi wadah untuk anak-anak muda yang ingin berkarya.

“Acara ini menarik, selain sebagai wadah penampilan bakat juga sebagai hiburan tersendiri untuk mahasiswa seperti Saya.  Apalagi di sekitaran acara banyak yang jualan makanan dan minuman, jadi tidak perlu kemana-mana buat nyari. Photobooth-nya juga bagus apalagi feel suasana malamnya dapat,” ujarnya. []

Editor: Cut Siti Raihan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here