Beranda Siaran Pers Unsyiah kirimkan Delegasi KKN Kebangsaan Gorontalo dan KKN Bersama Bangka Belitung

Unsyiah kirimkan Delegasi KKN Kebangsaan Gorontalo dan KKN Bersama Bangka Belitung

BERBAGI
Foto Bersama Delegasi KKN Kebangsaan Gorontalo dan KKN bersama Bangka Belitung (18/7/17)

Siaran Pers| DETaK

Darussalam, Banda Aceh- Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC bersama dengan Perwakilan Badan Pelaksana KKN dan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Syiah kuala (Unsyiah), mengadakan pelepasan delegasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan dan KKN Bersama Unsyiah tahun 2017, di ruang wakil rektor III pada Senin,  17 Juli 2017.

Tahun ini, Unsyiah mengirimkan 10 Mahasiswa terbaik yang telah diseleksi untuk KKN tingkat nasional tersebut. Diantaranya lima mahasiswa delegasi KKN Kebangsaan ke Gorontalo yaitu Ali Akbar Rafsanjani (Ilmu Kelautan), Cut Riski (Pendidikan Kimia), Dian Zahlina (Pendidikan Dokter Hewan), Ferina Mega Silvia (Pendidikan Dokter) dan Recha Ariska (Akuntansi). Sisanya, lima mahasiswa delegasi KKN Bersama ke Bangka Belitung yaitu Maulidar Agustina (Ekonomi Islam), Silmiati Hamzah (agribisnis), Sri Andini (Akuntansi), Nining Surliani (FKIP PGSD) dan Maida Yanti  (Budidaya Perairan).

Iklan Souvenir DETaK

Ali Akbar Rafsanjani, ketua delegasi KKN Kebangsaan Unsyiah tahun 2017 menyatakan bahwa, KKN Kebangsaan adalah program KKN yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti. KKN Kebangsaan tahun ini akan dilaksanakan mulai tanggal 22 Juli – 23 Agustus 2017 Di Kabupaten Bone Bolango, Sulawesi. Dengan tema “Merajut Tali Kebangsaan Melalui Penerapan Program Konservasi Lingkungan, Kedaulatan Pangan Berbasis Pemberdayaan”. Dengan jumlah total 53 universitas yang berpartisipasi dari seluruh Indonesia, bahkan ada Universitas dari luar Indonesia seperti Malaysia dan Jepang.

Disamping itu, tahun ini ada progaram KKN baru. Selain KKN kebangsaan, Unsyiah juga mengirim delegasi KKN bersama BKS PTN wilayah barat.

Sri Andini, ketua delegasi KKN bersama mengungkapkan bahwa KKN bersama berbeda dengan KKN kebangsaan. Dimana, peserta KKN bersama ini hanyalah 27 PTN wilayah barat Indonesia. Tema KKN ini ialah bersama membangun keunggulan desa, memperkokoh persartuan bangsa. Dalam pelaksanaan KKN ini, nantinya bisa mendapatkan  hasil dari pemikiran mahasiswa yang melaksanakan KKN di lima desa seperti paya benua, gunung muda, rukam, penyamun dan cengkong abang dapat menjadi evaluasi bagi pemerintah maupun masyarakat dalam  pembangunan desa khususnya Kabupaten Bangka.

Baik Ali, Sri dan teman-teman delegasi lainnya mengaku bahwa menjadi kebanggaan tersendiri bisa terpilih sebagai  delegasi Unsyiah untuk melakukan pengabdian masyarakat secara nasional.

Dalam acara pelepasan, Alfiansyah Yulianur, Wakil Rektor III, memberikan nasehat kepada semua delegasi agar memanfaatkan momentum KKN Nasional ini dengan sebaiknya dalam rangka mengabdi kepada masyarakat dan merupakan salah satu sarana pengaplikasian  ilmu yang telah dipelajari di perkuliahan. Terakhir beliau juga berpesan untuk tetap menjaga marwah Aceh yang bergelar Serambi Mekah. (Maulidar).

Editor : Dinda Triani