Beranda Siaran Pers Tim Unsyiah Berhasil Juarai Lomba Debat Bahasa Inggris se-Sumatera

Tim Unsyiah Berhasil Juarai Lomba Debat Bahasa Inggris se-Sumatera

BERBAGI
(Dok. Panitia)

Siaran Pers | DETaK

Medan– Dua mahasiswa tim Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) sukses membawa harum nama Aceh di ajang lomba debat bahasa Inggris se-Sumatera. Tim yang terdiri dari Salsabila Mahdi dan Nabila Risti Rachmadi berhasil merebut gelar juara di ajang Sumatera Overland Varsity English Debate (SOVED) yang diadakan di Kampus STBA-PIA, Medan pada 11-13 Mei 2018.

Selain itu, Unsyiah mendapatkan penghargaan N1 Adjudicator terbaik oleh Wilsen Yungnata dan pembicara grandfinal terbaik oleh Salsabila Mahdi. Salsabila Mahdi merupakan mahasiswa dari Jurusan Statistika (FMIPA), sementara Nabila Risti Rachmadi berasal dari Jurusan Farmasi (FMIPA). Selain itu, Unsyiah juga mengirimkan 1 tim lainnya yang terdiri dari Raudhatul Jannah dari Jurusan Ilmu Hukum (FH) dan Dini Satrina dari Jurusan Fisika (FMIPA). Sedangkan Wilsen Yungnata merupakan N1 Adjudicator yang berasal dari Jurusan Akuntansi (FEB).

SOVED merupakan acara tahunan kompetisi debat parlementer yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Perlu diketahui bahwa, kecakapan berbahasa Inggris bukanlah pertimbangan utama dalam kompetisi ini, melainkan lebih kepada ide, logika berpikir, penguasaan isu-isu sosial, dan cara penyampaian yang persuasif. SOVED telah diadakan sejak tahun 2013 dan telah dilaksanakan secara bergilir oleh berbagai perguruan tinggi se-Sumatera setiap tahunnya. Berdasarkan hasil rapat komite SOVED 2018, Universitas Sriwijaya terpilih menjadi tuan rumah tahun 2019.

Tahun ini, SOVED diikuti oleh 26 tim yang berasal dari 14 universitas se-Sumatera. Lomba ini terdiri dari 2 tahap, yakni tahap pemerataan dan tahap eliminasi. Pada tahap pemerataan, setiap tim bertanding sebanyak 4 kali untuk mengumpulkan victory point (vp) dan team score. 12 tim dengan vp dan team score tertinggi lanjut bertanding ke tahap eliminasi yang terdiri atas babak pre-semi final, semifinal, dan yang terakhir adalah babak grandfinal. Satu tim dari Unsyiah berhasil lolos ke tahap eliminasi dengan berada di peringkat ke-7, sedangkan satunya lagi gugur pada tahap pemerataan dengan perbedaan team score yang sangat tipis. Tim Unsyiah berhasil menyaingi tim-tim lain yang masuk ke babak pre-semi final dan semifinal hingga tembus memasuki babak grand final.

Pada babak grandfinal, Unsyiah berhasil tampil dengan memukau, terlihat dari sorak dan gemuruh tepuk tangan penonton seusai pembicara dari tim Unsyiah memberikan pidatonya. Unsyiah berhasil mengungguli tim lainnya yang bertanding di babak grandfinal yakni: Universitas Sriwijaya (juara 2), Universitas Sumatera Utara (juara 3), dan Universitas Bengkulu (harapan 1). Ini merupakan pertama kalinya bagi Unsyiah menjuarai ajang tersebut, dan juga berhasil merebut 3 dari 4 kategori juara.[]

Editor: Herry Anugerah

Comments

comments