Beranda Siaran Pers Tim PKM-K Mahasiswa Teknik Kimia Unsyiah Ciptakan Biotron, Spray Aromaterapi Anti Nyamuk

Tim PKM-K Mahasiswa Teknik Kimia Unsyiah Ciptakan Biotron, Spray Aromaterapi Anti Nyamuk

BERBAGI
Logo produk BIOTRON (Dok.Pribadi)

Siaran Pers | DETaK

Darussalam – Mahasiswa Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menciptakan produk kreatif berbasis kesehatan dengan memanfaatkan essensial oil Aceh (minyak sereh wangi) sebagai bahan utama spray anti nyamuk aromaterapi, Biotron. Tim ini terdiri dari empat orang mahasiswa jurusan Teknik Kimia yang diketuai oleh Riana Tania dan beranggotakan Novia Arisni, Khairunnisa, serta Putri Zahra Bilqis.

Aceh merupakan salah satu daerah penghasil minyak sereh wangi terbesar di Indonesia, dimana minyak sereh wangi Aceh merupakan yang terbaik di Indonesia karena kandungan Citronellal-nya mencapai 40%. Daerah Gayo Lues merupakan sentra produksi minyak sereh wangi terbanyak di wilayah Aceh dan merupakan salah satu komoditas andalan masyarakat di Kabupaten Gayo Lues, karena di daerah ini terdapat tanaman bahan baku minyak atsiri seluas ± 17.000 Ha.

Tania mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil riset Kementrian Kesehatan tahun 2012, jumlah kasus DBD di Aceh menyentuh ribuan jiwa. Oleh sebab itu, Tania dan teman-temannya menciptakan sebuah produk dengan tujuan untuk menekan angka penyebaran nyamuk penyebab penyakit.

“Menurut hasil riset Kementrian Kesehatan tahun 2012, penyebaran nyamuk penyebab penyakit (DBD dan Malaria) di Provinsi Aceh masih sangat besar. Hal ini dibuktikan dengan tingginya jumlah kasus DBD di Aceh yang menyentuh angka ribuan jiwa. Oleh karena itu, kami selaku mahasiswa  mencoba menemukan langkah efektif untuk menekan angka penyebaran nyamuk penyebab penyakit demi menjadikan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan bebas demam berdarah. Produk Biotron (Bio-Citronoil) ini berperan sebagai insektisida berbasis natural protection dengan kandungan senyawa insektisida minyak sereh wangi yang diproduksi langsung dari tanah Aceh,” jelas Tania

Produk Spray Anti Nyamuk Biotron. (Dok. Pribadi)

Didalam kegiatan ini terlebih dahulu minyak sereh wangi dipesan melalui petani didaerah Gayo Lues. Setelah itu, minyak hasil distilasi diolah menjadi spray anti nyamuk. Spray Biotron yang telah diproduksi selanjutnya memasuki tahap pemasaran. Dimana pemesanan produk sudah sampai ke beberapa daerah di pulau Sumatera. Hal ini membuktikan bahwa kebutuhan masyarakat akan produk spray anti nyamuk (insektisida) berbasis natural protection dapat dikategorikan sangat tinggi.

Biotron mengandung beberapa senyawa yang bermanfaat bagi tubuh manusia antara lain: antioksidan (sitronelal, dan geraniol), vitamin A, vitamin B dan vitamin C, potassium, kalsium, magnesium, fosfor, mangan, tembaga, seng, zat besi, zat anti-mikroba, dan anti bakteri. Selain kaya akan beragam senyawa yang tidak berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, Biotron juga memiliki aroma yang unik dan menyegarkan yang ditargetkan untuk seluruh kalangan, baik orang dewasa maupun anak-anak.

Tania juga berharap bahwa dengan adanya kegiatan ini dapat mengatasi masalah ketiadaan spray insecticide dari bahan alami tanaman minyak sereh wangi tanpa campuran bahan kimia di pasaran, meningkatkan pengunaan insecticide alami sebagai pencegah penyakit DBD, dan dapat meningkatkan pemanfaatan minyak sereh wangi di wilayah Aceh sehingga menjadi sentra produksi daerah, serta munculnya unit usaha kecil yang berkonstruksi untuk masyarakat serta memperluas lahan pekerjaan bagi masyarakat.[]

Editor: Fazrina Nabillah

 

Editor: Fazrina Nabillah