Beranda Siaran Pers Prof Deddy Mulyana Latih Dosen Komunikasi Aceh

Prof Deddy Mulyana Latih Dosen Komunikasi Aceh

BERBAGI

Siaran Pers

Prof Deddy Mulyana
(Foto: Istimewa)

Banda Aceh- Fakultas Dakwah IAIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar pelatihan bagi dosen ilmu komunikasi yang mengajar di Universitas, IAIN dan STAI se-Aceh, Senin (15/4/2013) di Ruang Sidang kampus.

Prof. Dr. Deddy Mulyana sebagai pemateri utama pada pelatihan itu mengatakan, ada tiga alasan belajar komunikasi, sehingga ilmu komunikasi penting untuk dipelajari lebih mendalam dan harus detail.

Menurutnya, tiga alasan itu karena komunikasi itu rumit, pelik, dan terikat oleh budaya, kedua persepsi yang terbatas cenderung etnosentrik, menganut stereotip dalam berkomunikasi dengan orang lain, serta pentingnya keterampilan dalam berkomunikasi untuk kesuksesan dalam kehidupan dan meniti karir.

“Seorang dosen ilmu komunikasi harus mampu memahami dengan detail tentang teori dan praktik komunikasi, dalam proses belajar mengajar harus diperbanyak memberikan contoh yang terkait dengan komunikasi, baik non verbal maupun komunikasi budaya”.

Pada pelatihan itu, Deddy Mulyana banyak melakukan simulasi kepada peserta, menurutnya dengan melakukan simulasi, peserta dapat meliat dan mengalami secara langsung apa yang harus dilakukan saat mengajarkan mahasiswa nantinya.

“Yang paling penting, seorang pengajar itu memahami betul apa yang harus dan akan diajarkan kepada mahasiswanya, disamping juga harus memperbanyak simulasi dengan contoh perbedaan adat budaya yang ada di seluruh dunia”. Papar Dekan Unpad.

Sementara Dekan Fakultas Dakwah IAIN Ar-Raniry, Abdul Rani Usman, mengatakan, pelatihan ilmu komunikasi dan rumpunnya digelar bagi dosen ilmu komunikasi di Fakultas-Fakultas yang membuka Jurusan/ konsentrasi Komunikasi.

“Peserta sebanyak 30 orang ini merupakan, dosen-dosen yang mengajar di kampus komunikasi di seluruh Aceh, dari Jurusan Komunikasi Fakultas Dakwah IAIN Ar-Raniry, Fisip Unsyiah, STAI Meulaboh, Fisip Cot Kala Langsa, Fisip Gajah Puteh Tankengon, dan UNIDA.”

Kegiatan ini diharapkan dapat memberi motivasi kepada dosen-dosen terutama yang mengajar dikelas Internasional, dan memberi semangat bagi dosen yang mengajar pada kampus di kabupaten kota”. Pungkas Abdul. []