Beranda Siaran Pers Jelang UIN, IAIN Ar-Raniry Buka Kuliah Malam

Jelang UIN, IAIN Ar-Raniry Buka Kuliah Malam

BERBAGI
(Foto: Istimewa)
loading...

Siaran Pers – DETaK

(Foto: Istimewa)

Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar-Raniry Banda Aceh terus melakukan pengembangan demi untuk meningkatkan kualitas kampus yang menjadi harapan jantoeng hate rakyat Aceh.

Dalam hal itu pihaknya terus berupaya untuk mempersiapkan perubahan
IAIN menjadi UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

loading...

Hal itu disampaikan Rektor Prof. Dr. H. Farid Wajdi, MA disela-sela melaksanakan Rapat Senat Terbuka dan Wisuda Semester Genap Tahun Akademik 2011/2012 program Doktor, Magister, Sarjana, dan Ahlimaddiya (20/9) di Auditorium Prof. Ali Hajmy Kampus setempat.

“Kita menunggu saja proses administrasinya, dengan jalur-jalur yang
sudah ada, IAIN Ar-Raniry punya sejarah penting dan yang ketiga di
Indonesia, yang pertama IAIN Jakarta, kedua IAIN Jojakarta, keduanya
sudah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), dan ketiga IAIN
Ar-Raniry yang saat ini masih dalam proses”.

Pihak IAIN Ar-Raniry sudah mendapatkan informasi dari Kementerian
Agama RI, ada lima IAIN yang akan menjadi UIN, pertama IAIN Banda
Aceh,IAIN Medan, IAIN Palembang, IAIN Semarang dan Surabaya. Tambahnya

Rektor, dalam sambutan di hadapan wisudawan menyampaikan amanatnya,
ini merupakan wisuda terbanyak semenjak IAIN Ar-Raniry lahir, oleh
karena itu kita umumkan untuk ke depan sejak dibukanya kuliah semester
ganjil tahun akademik 2012/2013 ini kampus IAIN akan terus buka sampai
pukul 10 malam (22.00 wib), ini merupakan bagian dari pengembangan
IAIN sendiri, yang selalu memberikan yang terbaik bagi mahasiswa, agar
kedepan terus bertambah.

Dikampus, juga telah ditambah penerangan seperti lampu-lampu dijalan,
tahap berikutnya kita akan tambahkan warung kopi atau kantin-kantin,
swalayan toko buku di kampus, serta sedang diupyakan bebas menggunakan
internet, mahasiswa bisa akses secara gratis, baik di kelas maupun di
tempat-tempat umum. Ini segabagai upaya untuk memberikan yang positif
di kampus, agar mahasiswa betah di kampus mereka. Lanjut Farid

Menututnya program lainnya ke depan, mahasiswa baru sekirat 3000 orang
diwajibkan tinggal di Asrama, mereka akan diwajibkan bahasa arab dan
inggris, juga akan dibuka kursus untuk memperkaya bahasa mereka,
diharapkan keluar nantinya mereka sudah bisa kedua bahasa tersebut.

Sementara Pembantu Rektor I bidang akademik Prof. Drs. H. Amirul Hadi,
MA, Ph.D dalam laporannya menyampaikan, tahun ini merupakan suatu
catatan sejarah tersendiri bagi IAIN, karena sepanjang sejarah
berdirinya IAIN Ar-Raniry, ini merupakan yang paling banyak meluluskan
sarjananya, mencapai 841 orang.

Dari 841 lulusan, Fakultas Tarbiyah tetap menjadi yang paling banyak
menghasilkan sarjana mencapai 439 orang. Disamping itu Fakultas
Syariah 151 orang, Fakultas Dakwah 65 orang, Fakultas Adab 112 dan
Fakultas Ushuluddin 41 orang, dan 30 orang magister dari Pascasarjana,
dan Allhamdulillah yang menyelesaikan program doktor sebanyak tiga
orang. Rincinya.

“136 orang mendapat predikat istimewa, pada kesempatan itu ada
delapan besar mendapat predikat istimewa dan menyelesaikan kuliah
empat tahun diberikan penghargaan berupa sertifikat dan voucer
pembelian buku sebesar 200 ribu per orang”.

Program sarjana, manyoritas menghasilkan lulusan dengan predikat baik
sekali mencapa 63,50%, memperoleh predikat istimewa 26,85% dan
predikat baik 9,65%.” Sebut Amirul Hadi.[]