Beranda Puisi Aceh di Kala Hujan

Aceh di Kala Hujan

BERBAGI
Ilustrasi: Badriatul Istiqamah/DETaK
loading...

Puisi | DETaK

Ketika matahari bersembunyi di balik mega

Kala itu langit berubah warna

Seorang kakek berjalan terengah-engah

Kini semesta mengguguh tongkatnya

Pancaran kilatnya menyambar, menggeluta seperti api

Halilintar membuat langit menangis di bara cahaya

Seorang kakek bertemu hujan

Tangannya penuh luka dengan darah

Seorang pemuda menatap tajam mendekatinya

Matanya bersinar sambil memberi payung

Mengarungi rupanya yang hilang dalam pilu

Menyesali lakunya bagaikan mesin waktu

Seperti langit di atas Aceh

Petang ini.

Penulis adalah Agika Putri mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Syiah Kuala. Ia juga aktif di UKM Pers DETaK Unsyiah sebagai anggota bidang Humas.

Editor: Sri Elmanita S.

BERBAGI