Beranda Opini Menanti kehadiran BEM ‘Bersama’ di Kampus Muda-Mudi (un)Progresif

Menanti kehadiran BEM ‘Bersama’ di Kampus Muda-Mudi (un)Progresif

BERBAGI
(Ist.)

Ditulis oleh: Putri Nadya Hutabarat, Mahasiswa FISIP Unsyiah Angkatan 2016

Sebagai sebuah kampus berlabel “perjuangan”, sudah seharusnya mahasiswa yang terdapat di dalamnya lebih kritis baik dalam bergerak, bersikap, dan bereaksi terhadap fenomena lika-liku yang terjadi di kampus. Namun, yang terlihat saat ini seolah label itu telah luntur dan menjadi semboyan saja bagi segelintir mahasiswa yang masih peduli tentang perkembangan kampus ini di masanya.
Lama tidak bergeming tentang isu apapun, tak pernah mengambil andil dalam setiap peristiwa yang seharusnya pelopor dari gerakan tersebut adalah mahasiswa yang terhimpun dalam lembaga eksekutif kampus maroon ini. Apa yang sebenarnya yang terjadi pada batang tubuh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) saat ini?
Saya merasa aneh, pasca dilantiknya BEM FISIP hingga saat ini, belum ada satu program pun yang dijalankan (meskipun saya tidak tau jelas apa visi-misinya karena aklamasi) akan tetapi satu hal yang pasti bahwa: lembaga eksekutif mahasiswa adalah wadah aspirasi bagi mahasiswa, menaungi dan melandasi setiap pergerakan, mengelola/memanajemen isu dilingkungan kampus dari dan untuk mahasiswa.
Ini hanyalah keresahan saya sendiri sebagai mahasiswa yang rindu akan dinamika kampus ini, saya ingin agar kedepan mahasiswa kampus maroon ini lebih peduli terhadap isu sosial dan masyarakat, serta BEM mampu untuk mewadahi keresahan mahasiswa yang ingin bergerak tersebut. BEM seharusnya mampu memunculkan semangat dalam hal kebersamaan, memfasilitasi serta menampung aspirasi. Sebagai lembaga formil, BEM seharusnya menjadi jembatan alternatif antara mahasiswa-dosen, mahasiswa-masyarakat dan lebih dari itu.
Saya bingung, arah-langkah BEM FISIP ini kemana, melihat pasca dilantik kurang lebih menjelang empat bulan namun tidak ada satupun kegiatan mahasiswa yang dilakukan di kampus selain hanya postingan “Selamat Idul Fitri, Hari Kemerdekaan, Hari Pancasila hingga Idul Adha” beberapa waktu yang lalu. Saya menantikan jargon “Kabinet Bersama” yang diusung oleh BEM FISIP periode ini, sudahkah agenda ‘bersama’ tersebut dijalankan? Saya disini sebagai salah satu mahasiswa yang merindukan nuansa kampus ‘seharusnya’.

Editor: Novita Sary Saputri