Beranda Koetaradja BKPRMI Banda Aceh Adakan Dialog Remaja Islam

BKPRMI Banda Aceh Adakan Dialog Remaja Islam

BERBAGI
(Foto: Raubati/DETaK)
loading...

Raubati dan Lisma Linda | DETaK

(Foto: Raubati/DETaK)

Banda Aceh – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Banda Aceh menggelar acara Dialog Remaja Islam yang bertema “ Dahsyatnya Remaja di Era Digital “ di Aula Gedung Pemkot Banda Aceh, Kamis (22/3/2012).

Ketua Panitia, Dini Andika mengataka acara ini merupakan salah satu program dari BKPMRI. Peserta yang diundang untuk menghadiri acara ini juga merupakan remaja – remaja mesjid yang ada di Kota Banda Aceh. Namun yang bukan remaja mesjid juga diperkenankan mengikuti acara ini, “Itu merupakan bonus untuk mereka yang bukan remaja mesjid,” ujar Dini.

Dini juga menambahkan BKPMRI Banda Aceh sendiri banyak melakukan agenda-agenda penting lainnya, “ Semoga program – program yang kami jalankan didukung oleh pemerintah karena kita ingin memajukan remaja – remaja Indonesia ini menjadi remaja yang mukmin,” sambungnya.

Salah satu materi yang dipaparkan oleh ibu Hj. Elly Risman, M.Psi ini diikuti peserta dengan sangat antusias. Dia menjelaskan banyak mengenai psikologi, mulai dari pola asuh orang tua, faktor – faktor yang mempengaruhi terbentuknya karakter seseorang, mengapa setiap orang harus mengenal dirinya dengan baik, sampai ke konsep diri yang bagus yang mesti diterapkan kepada masing – masing pribadi dalam menjalani kehidupan.

Bahasa yang lugas dan ringan yang disampaikan oleh pemateri membuat para peserta yang sebagian besar adalah anak SMA memperoleh kesan tersendiri dihati mereka. Seperti Nora Maghfirah misalnya, ia mengaku senang sekali telah mengikuti acara ini, selain menambah wawasan dan motivasi, ia juga mengaku lebih mengetahui bagaimana sebenarnya keadaan remaja sekarang ini. “Mudah – mudahan saya lebih mengenal diri sendiri lagi, bisa merubah diri menjadi lebih baik, dan dapat menyampaikan apa yang kita dapat hari ini ke orang lain, dan generasi seterusnya,”  ungkap siswi Man Model Banda Aceh ini.

Dalam kesempatan itu juga terlihat ibu Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal yang turut hadir sebagai undangan dan ratusan peserta lain.[]