Beranda Headline UKM Cendekia Adakan URF 2017

UKM Cendekia Adakan URF 2017

BERBAGI
Kegiatan Unsyiah Reseach Festival (URF) 2017. 13/10/17 (Muhammad Zaki Ul Huda/ DETaK)

Muhammad Zaki Ul Huda| DETaK

Banda Aceh – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Cendekia Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mengadakan kegiatan Unsyiah Research Festival (URF) 2017. Kegiatan  resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Nazamuddin, pada Jumat, 13 Oktober 2017 di Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Lt.3 Unsyiah.

Nazamuddin menyatakan bahwa ia merasa bangga dan mengapresiasi kegiatan tersebut, serta mengharapkan kepada UKM lain agar mengadakan kegiatan yang dapat mengundang perwakilan Universitas lain di banyak kesempatan.

Iklan Souvenir DETaK

“Saya mengapresiasi atas diadakannya acara ini, saya mengharapkan UKM lain juga dapat mengadakan acara yang bisa mengundang perwakilan dari Universitas lainnya di Indonesia,” ujar Nazamuddin.

Sebelumnya, kegiatan URF 2017 tersebut telah mengadakan serangkaian perlombaan berupa Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN), Photography Contest, Blog Competition, dan Youth Summit (Temu Wilayah). Rangkaian acara tersebut telah dilaksanakan pada tanggal 13 dan 14 Oktober 2017. Dalam acara puncak, URF menyajikan rangkaian kegiatan seperti Seminar Nasional yang menghadirkan pembicara-pembicara nasional, Bazar, dan Poster Expo.

Acara tersebut mengundang delegasi dari berbagai Universitas di Indonesia, yakni delegasi asal Universitas Medan, Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Negeri Lampung, Universitas Negeri Semarang, Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Dipenogoro, Universitas Airlangga, dan Universitas Muslim Indonesia.

Sayyidul Fath sebagai Ketua Panitia dalam kegiatan tersebut mengatakan UKM Cendikia membentuk kegiatan tersebut sebagai wadah pengispirasian pemuda lokal untuk mampu mengembangkan pasar dan mengembangkan inovasi produk serta jasa.

“Kami terinspirasi menciptakan kegiatan agar pemuda lokal mampu berinovasi untuk menciptakan produk dan jasa yang bisa dikembangkan dan dipasarkan agar bisa diterima oleh masyarakat,” ungkap Sayyidul Fath.[]

Editor: Mutia Dara Authari