Beranda Headline Surat Untuk Ibu dari Kopelma

Surat Untuk Ibu dari Kopelma

BERBAGI
Ilustrasi
loading...

Oleh Odi Wayuna

Ibu, ingin kuceritakan kisahku sekarang ini disini
Bu, sekarang anakmu sudah bisa bangun subuh sendiri
Bu, anakmu sudah bisa shalat isya sendiri tanpa disuruh
Bu, sekarang anakmu sudah bisa memasak makanan sendiri
Walaupun rasanya kurang pas dimulut, kadang keasinan dan kadang kemanisan
Bu, sekarang anakmu sudah bisa mengatasi segala masalah disini
Bu, sekarang anakmu sudah bisa tidur sendiri tanpa harus ibu gantungkan kelambu lagi

Ibu, ingin kuceritakan tentang kisah hari ini
Ibu, hari ini kulewati jalan kopelma yang ramai
Tapi kenapa perasaaku begitu sepi?
Ibu, hari ini kulihat canda tawa teman-teman di kampus
Tapi kenapa hati ini belum bisa tersenyum?
Ibu, hari ini kulihat banyak orang tua berjualan dipinggiran jalan kampus
Disana kurasa seperti ku melihat wajahmu

Bu, hari ini kulalui gerbang indah Kopelma dengan penuh kerinduan
Kerinduanku akan tatapan serta pelukan kasih sayangmu
Kerinduanku akan nasihatmu dan suara dikala subuh datang
Dan kerinduanku terhadap buaianmu dikala isya tiba

Ibu, hari ini anakmu hanya bisa mengirimkan sepucuk surat rindu dari Kopelma
Mungkin hari ini anakmu belum bisa membalas jasamu
Mungkin hari ini anakmu masih bergantung uang jajan kepadamu

Ibu, ku yakin setiap saat disana ibu selalu mendoakanku
Setiap detik disana ibu selalu ikhlas bekerja membanting tulang hanya demi anakmu disini bu.
Bekerja di ladang, penuh keringat dan rasa letih tak kau hiraukan hanya untuk menyekolahkanku

Bu, maafkan anakmu yang belum bisa mengatur keuangan dengan baik
Maafkan anakmu yang selalu boros dalam mempergunakan uang darimu
Maafkan anakmu karena sering melukai hatimu dengan perkataan
Ibu, jangan teteskan airmata kesedihan hatimu terhadapku
Karena hal itu akan membuat masa depanku puntung bu
Karena doamu beserta dengan ridha tuhan

Ibu, surat ini sengaja ku tulis untukmu
Semoga ibu disana sehat dan baik-baik saja
Bu, insyaallah 3 tahun ke depan anakmu akan membuat ibu dan ayah bangga saat wisuda nanti

Insyallah bu, dengan restumu ku ingin lukis senyum bahagia di hari tuamu nanti
Bu, aku rindu ibu.
Saat ini hanya airmata yang bisa ku teteskan di kopelma ini sebagai tanda kerinduanku padamu
Aku selalu rindu akan teduhnya wajahmu disana bu
Anakmu sangat merindukanmu []

BERBAGI