Beranda Headline Piasan Aneuk Galak Seni VII Dipadati Pengunjung

Piasan Aneuk Galak Seni VII Dipadati Pengunjung

BERBAGI
loading...

Lisma Linda | DETaK
Darussalam – Ratusan masyarakat meriahkan Piasan Aneuk Galak Seni VII (PI-Agam) di Lapangan Tugu Unsyiah, Sabtu (28/4/2012).
“Acara ini bertujuan untuk menyambut hari tari sedunia besok dan juga merayakan aniversary Sanggar Seulawet yang ke-16,” ucap Adli ketua panitia.
Acara ini dibagi menjadi dua paket, yaitu paket pagi dan malam. Pagi hari mereka melaksanakan pelantikan pengurus baru di Aula Sarjana IAIN Ar-Raniry dan malam hari mereka menggelar acara seni. Dalam paket acara malam, mereka mempersembahkan kurang lebih sepuluh macam kreasi tari Aceh, mereka juga mengundang tiga group band yang akan memeriahkan acara tersebut, yaitu Tangke Band, Raket Band, dan Krak Band.
Acara ini didukung oleh berbagai pihak, tak hanya pihak pemerintah seperti Pemko, Pemda dan Pancacita, akan tetapi acara ini juga didukung oleh lembaga swasta, misalnya: The Radio Club, Arun LNG, Global Printing, Woods’, Souvenir Poetro Phang, Suzuki, Jeje Game Online, Djati Fm, Qe-Start Advertising, Lamp On, Mitra Photo Copy, The Gade’s, Visit Banda Aceh, Rawasakti Coffee, Pamor Party, Kasgar Record, dan The Bandit Club.
Naurah Salwa, seorang pengunjung yang datang bersama kedua orang tuanya itu mengaku senang bisa menghadiri acara tersebut. “Senang, karena ada tari,” ucapnya. Ia mengaku tau acara tersebut ketika ia pulang dari sekolah, tak sengaja ia melihat panggung yang sedang didirikan.
Lain hal dengan Samsul Bahri Mahasiswa Fakultas Tekhnik Unsyiah, ia mengaku mengetahui acara tersebut dari salah satu kawannya yang kuliah di IAIN Ar-Raniry. “Mau lihat tari saman ke sini,” akunya. Ia juga mendukung penuh acara seperti yang sedang ditontonnya itu. “Inikan budaya kita, dari pada nonton band, lebih baik membudayakan budaya sendiri,” jelasnya. Samsul berharap agar budaya Aceh terus ditingkatkan agar tak hilang dengan seiring waktu.
Sementara itu, Nasarullah salah satu anggota Menwa IAIN Ar-Raniry mengaku kewalahan dengan sikap pengunjung yang memarkir kenderaan tidak pada tempatnya. “Kewalahan karena ada orang yang nggak bisa dibilang, susah diatur.” ucapnya.
Sementara itu, keadaan tempat parkiran di seputaran perhelatan acara tersebut berlangsung aman. “Dari panitia juga ada keamanan yang ikut membantu, dari menwa malam ini kami ada 15 orang.” tutupnya.[]