Beranda Headline Pema Unsyiah Gelar Pemutaran Film Pemilukada Damai

Pema Unsyiah Gelar Pemutaran Film Pemilukada Damai

BERBAGI
(Foto: twitter.com)
loading...

Sayed Jamaluddin | DETaK

(Foto: twitter.com)

Darussalam – Malam nanti, Sabtu (31/3) Pemerintah Mahasiswa (Pema) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) bekerja sama dengan Komisi Independen Pemilihan (KIP) mengadaka pemutaran dan launching Film Pemilukada Damai yang diperankan oleh pemain-pemain Film Eupang Breueh di Gedung Sosisal (Balai Tgk. Chik Ditiro), Banda Aceh.

Selain pemutaran film, juga dimeriahkan oleh Rafly serta menghadikan langsung pemeran Film Eumpang Breueh, seperti Bang Joni, Haji Uma, Mando dan Yusniar

Ketua panitia, Muhammad Zamzami mengatakan, acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bagaimana Pemilukada damai dan berkualitas.

“Selama ini kan elit-elit kita setelah melakukan deklarasi pemilukada damai di Masjid Raya tidak mengindahkannya, hanya sebatas deklarasinya saja. Di sini kita memanggil kembali elit-elit untuk melihat kembali seberapa penting Pemilukada damai ini,” kata Zamzami.

Dia juga menambahkan, acara ini bukan hanya untuk hiburan semata, namun setelah menonton film ini, masyarakat diharapkan dapat mengerti seberapa penting pemilukada serta dapat menerapkan Pemilukada damai, tanpa intimidasi dan pemaksaan di dalam masyarakat.

“Kami menargetkan peserta yang hadir utamanya dari kalangan elit-elit yang berkepentingan dengan Pemilukada. Seperti KIP, kandidat gubernur, kelompok aktivis mahasiswa, BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang ada di universitas-universitas di Banda Aceh,” ujarnya.

Kecuali itu, mereka juga membuka untuk umum, karena ini juga dapat mempengaruhi masyarakat dalam memilih nantinya. “Kami menargetkan 700 penonton, karena tempatnya juga terbatas,” katanya.

Selain di Unsyiah, pemutararan film ini juga dilakukan di daerah-daerah. Di antaranya Universitas Jabal Ghafur (Unigha) Sigli, Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, Universitas Samudra (Unsam) Langsa, Universitas Gunung Leuser Aceh Tenggara, dan Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh.[]