Beranda Headline Nasib 466 Orang Calon Mahasiswa Unsyiah Dipertanyakan

Nasib 466 Orang Calon Mahasiswa Unsyiah Dipertanyakan

BERBAGI
Tugu Universitas Syiah Kuala. (Riska Iwantoni/DETaK)

Siaran Pers | DETaK

Tugu Universitas Syiah Kuala. (Riska Iwantoni/DETaK)
Tugu Universitas Syiah Kuala. (Riska Iwantoni/DETaK)

Darussalam – Sebanyak 466 orang calon mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang sebelumnya telah dinyatakan lulus melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Tahun 2015 masih belum jelas status kemahasiswaannya di Unsyiah. Hal ini terungkap setelah pihak Unsyiah mengumumkan hasil verifikasi dokumen para calon mahasiswa yang dikeluarkan Jumat, 22 Mei 2015 tersebut.

Sebelumnya, sebanyak 2.350 orang mahasiswa Unsyiah dinyatakan lulus SNMPTN, namun masih harus melalui proses verifikasi rapor dan dokumen lainnya yang mereka upload online. Sejauh ini, baru sebanyak 1.996 orang calon mahasiswa yang telah menyerahkan dokumen untuk diverifikasi. Dan hasil verifikasi yang dilakukan Senin-Selasa lalu, menghasilkan 1.884 orang yang dinyatakan lulus verifikasi. Mereka juga masih mungkin untuk gugur sebagai mahasiswa Unsyiah, jika tidak hadir pada pembekalan yang dilakukan pada tanggal 9 Juni nanti.

Iklan Souvenir DETaK

Sementara untuk mereka yang belum menyerahkan dokumen yang diminta, masih memiliki kesempatan untuk menyerahkan dokumen tersebut ke Unsyiah pada Senin atau Selasa mendatang. Sementara, untuk mereka yang telah diverifikasi, serta namanya tidak tercantum dalam pengumuman yang dinyatakan lulus, juga diberi kesempatan untuk mengklarifikasi data-data mereka tersebut.

Klarifikasi ini juga dilakukan pada hari senin dan selasa mendatang. Namun demikian, yang harus datang untuk mengklarifikasi adalah Kepala Sekolah atau Wakil Kepala sekolah dengan membawa semua dokumen yang dibutuhkan, seperti buku induk dan lain-lain. Mereka yang tidak termuat namanya dalam pengumuman tersebut dianggap bermasalah dengan rapor mereka, atau diperlukan keterangan dan penjelasan lebih lanjut.

Jika kepala sekolah tidak hadir untuk klarifikasi pada waktu yang telah ditentukan tersebut, maka secara otomatis kelulusan siswa dinyatakan gugur. Kelulusan dan hasil verifikasi data siswa ini dapat dipantau di laman pmb.unsyiah.ac.id.

Seperti juga tahun-tahun sebelumnya, Unsyiah membentuk tim khusus untuk memverifikasi dokumen yang telah diupload oleh siswa dan sekolah ke dalam Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Tim ini terdiri dari para Ketua Program Studi di lingkungan Unsyiah.[]

Editor: Riska Iwantoni