Beranda Headline Layanan Laboratorium Prodi BK FKIP Dibuka untuk Umum

Layanan Laboratorium Prodi BK FKIP Dibuka untuk Umum

BERBAGI
Khairiah saat ditemui di FKIP. 12/02/19 (Mimi Misni | DETaK)

Mimi Misni | DETaK

Darussalam– Laboratorium program studi Bimbingan Konseling (BK) kini dibuka untuk umum. Laboratorium ini terletak di gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) lama lantai 2 Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang dibuka pada hari kerja mulai dari pukul 09.00-16.00 WIB.

Laboratorium ini sudah berdiri sejak 6 tahun yang lalu dan pada awalnya digunakan khusus untuk evaluasi prodi Bimbingan Konseling. Namun dikarenakan jarang digunakan oleh mahasiswa prodi Bimbingan Konseling, akhirnya pihak laboratorium membuka untuk umum dan sudah berlaku sejak 6 bulan terakhir.

Pihak laboratorium membuka sarana konsultasi di antaranya untuk PAUD, usia dini, anak berkebutuhan khusus, pelaksanaan terapi, pengembangan siswa dan mahasiswa, konseling keluarga, dan konseling teman sebaya. Dalam menjalankan sarana konsultasi tersebut, dibuka pula layanan sistem konselor (memilih guru sendiri) dan sistem mendesak (guru ditentukan pihak laboratorium). Pihak lab sendiri menyediakan tenaga kerja sebanyak 13 orang yang memiliki kemampuan khusus dalam bimbingan konseling.

“Berdasarkan survei yang telah saya lakukan, kasus yang paling sering terjadi adalah pelecehan seksual dan penyalahgunaan narkoba, di mana mereka yang sudah melewati sistem pertahanan diri sehingga tidak mampu menampung semua bebannya, maka dibutuhkan orang yang mampu menampung keluhannya,” ujar Khairiah yang merupakan salah satu dosen BK, dikutip pada Selasa, 12 Februari 2019.

Kemudian pihak laboratorium akan melalukan tes yang akan menstimulus mereka untuk menemukan jawaban dari setiap masalah mereka sendiri. Konsultasi ini biasanya berlangsung hingga 5 sesi per orang. Namun, jika 2 sesi saja mereka sudah merasa membaik maka sesi selanjutnya tidak dilanjutkan.

Untuk tarif layanannya, pihak laboratorium membagi menjadi beberapa bagian di antaranya untuk mahasiswa Unsyiah seharga Rp 25.000,00/orang dan Rp 50.000,00/kelompok. Untuk mahasiswa non-Unsyiah seharga Rp 35.000,00/orang dan Rp 70.000,00/kelompok. Dan untuk umum Rp 50.000,00/orang dan Rp 100.000,00/kelompok. Serta membuka layanan bimbingan belajar Rp 150.000,00, bimbingan karier Rp 150.000,00 dan bimbingan pribadi-sosial Rp 150.000,00.

Namun laboratorium ini memiliki kekurangan sarana bagi pengunjung yang ingin melakukan tes IQ dan kepribadian sehingga peserta akan dialihkan ke pihak UPT Bimbingan dan Konseling sehingga mereka dapat menerima pelayanan sesuai yang diinginkan.

“Saya berharap dengan dibukanya Laboratorium ini siswa, mahasiswa, guru dan dosen dapat menjadi lebih terampil dan bijak dalam memilah dan memilih jalan yang baik dalam kesehariannya,” tutupnya.[]

Editor: Herry Anugerah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here