Beranda Headline Kurangnya Minat Mahasiswa, Pemira FP Ditiadakan Selama Dua Tahun Berturut-turut

Kurangnya Minat Mahasiswa, Pemira FP Ditiadakan Selama Dua Tahun Berturut-turut

BERBAGI
Ketua KPR Unsyiah saat diwawancarai. 03/05/19 (Nurul Fajriyani | DETaK)

Nana Dahliati | DETaK

Darussalam – Pemilihan Raya (Pemira) dalam rangka memilih Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian (FP) tidak dilaksanakan dalam 2 tahun terakhir,  yaitu tahun 2018 dan 2019.

Ketua Komisi Pemilihan Raya (KPR) FP periode 2018-2019, Muhammad Shiddiq Al-Idrus mengungkapkan alasan Pemira ditiadakan pada tahun 2018 dan 2019 adalah karena hanya ada satu calon tunggal yang mendaftar sampai pada batas waktu yang telah ditentukan.

“Sampai pada hari H yang ditentukan hanya ada satu calon yang mengembalikan berkas dan persyaratan. Dari tahun 2018 dan 2019, hanya ada satu calon tunggal Ketua dan Wakil Ketua,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwasanya kendala dari KPR Fakultas Pertanian bukan dari segi kurangnya informasi kepada mahasiswa tentang dibukanya pendaftaran, tetapi karena kurangnya minat mahasiswa untuk berorganisasi.

“Mahasiswa sekarang ikut organisasi kurang, jadi mereka kurang peduli, untuk calon BEM di Fakultas Pertanian kurang yang mau mencalonkan diri,” jelasnya kepada Tim detak-unsyiah.com pada 3 Mei 2019.

Muhammad Shiddiq Al-Idrus menambahkan bahwa meskipun calonnya tunggal, tapi mereka diseleksi sesuai prosedur yaitu melewati tes yang sudah ditentukan dan dari hasil tes menyatakan bahwa pihaknya pantas untuk maju menjadi Ketua dan Wakil Ketua BEM.

Ia juga membantah bahwa persyaratan yang telah ditentukan untuk dapat mencalonkan diri merupakan faktor yang memberatkan dalam proses pelengkapan berkas bagi yang ingin mencalonkan. Persyaratan tersebut telah disepakati di sidang umum FP, dan untuk memastikan calon yang mendaftar merupakan calon yang kompeten di bidangnya.

Selain itu, M. Subhan Amir selaku Ketua KPR Unsyiah menjelaskan bahwa pihaknya tidak terikat dengan pemilihan di tingkat fakultas karena KPR Unsyiah hanya menyelenggarakan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM dan DPM Universitas sehingga mengenai Pemira di FP, pihaknya tidak ada sangkut paut karena secara struktural KPR Fakultas bukan di bawah naungan KPR Unsyiah.

“Untuk Ketua BEM Fakultas tidak ada struktural bahwasanya KPR Fakultas berada di bawah naungan KPR Universitas karena bentukan KPR Fakultas sendiri berdasarkan sidang umum yang dilakukan setiap masing-masing fakultas,” ucapnya. []

Editor: Herry A.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here