Beranda Headline Komunitas Tikar Pandan Segera Bedah Hamzah Fansuri

Komunitas Tikar Pandan Segera Bedah Hamzah Fansuri

BERBAGI
(dok.istimewa)

Ferdian A Majni | DETaK

(dok.istimewa)

Banda Aceh – Komunitas Tikar Pandan akan mengadakan acara diskusi terbuka mengenai Hamzah Fansuri, sosok ulama Aceh sekaligus sastrawan melayu yang hidup pada abad ke 16.  Diskusi tersebut di mulai pukul 20:15 Wib di Episentrum Tikar Pandan, Ulee Kareng, Rabu, (22/02/2012).

Komunitas Tikar Pandan juga akan menghadirkan narasumber dari Associate Professor Malay Studies, Nasional University of Singapore (NUS) yaitu Profesor Jan Van Der Putten dan Lektor Sastra Arab IAIN Ar-Raniry, Banda Aceh yaitu Syarifuddin MA PhD.

 

 

Van Der Putten mengajar bidang literatur melayu lama dan baru di kampus NUS dan dia juga mepunyai ketertarikan dalam bidang studi naskah, budaya popular dan film. “Beberapa publikasinya antara lain:  Translation in Asia. Theories, Practices, Histories (Manchester UK: St Jerome, co-edited book dengan Ronit Ricci), Lost Times and Untold Tales from the Malay World (Singapore: NUS Press, co-edited dengan Mary Kilcline Cody).

Van Der Putten menyelesaikan PhDnya di Universitas Leiden, Belanda dengan disertasi tentang ‘His Word is the Truth. Haji Ibrahim’s letters and other writings’ (Leiden:2001),” sebut Komunitas Tikar Pandan pada DETaK dalam sebuah undangannya.

Sementara Syarifuddin, merupakan dosen di Fakultas Adab IAIN Ar-raniry dan juga lulusan pascasarjana IAIN Ar-Raniry. “Thesis MA Syarifuddin tentang ‘Doktrin Wujudiyah dalam Syair Hamzah Fansuri; Kajian Hermeneutika atas Karya Sastra Hamzah Fansuri’ sudah diterbitkan menjadi buku.

Syarifuddin Menyelesaikan PhDnya di Universitas Neelain, Khartoum, Sudan. Dengan disertasi tentang ‘Nadharat Al-Manfaluthi Wa Ittijahatuhu Al-Ijtima’iyah: Dirasah Washfiyah Tahliliyah Lil Kitab An-Nadharat’ (Pandangan Al-Manfaluthi dan Orientasi Sosialnya: Studi Analisa Deskriptif atas Kitab An-Nadharat.” []

Comments

comments