Beranda Headline Implementasi Partai dalam Ruang Lingkup FH Unsyiah

Implementasi Partai dalam Ruang Lingkup FH Unsyiah

BERBAGI
(Foto: Ist.)

Alfi Nora [AM] | DETaK

Darussalam– Fakultas Hukum (FH) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mengimplementasikan partai sebagai organisasi dalam lingkup yang lebih kecil. Sebagaimana diketahui, partai politik di Indonesia adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsa dan negara, serta memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Pengertian ini tercantum dalam pasal 1 ayat 1 Undang-Undang No. 2 tahun 2008 tentang Partai Politik.

Hal ini kemudian coba diterapkan di Fakultas Hukum Unsyiah, tepatnya pada tahun 2010, pada Kongres Besar Mahasiswa (KBM) FH Unsyiah, menjelang pemilihan raya (Pemira) di Fakultas Hukum Unsyiah.

Pada KBM tersebut muncul 5 partai, yaitu Partai Aspirasi Mahasiswa (PASMA), Partai Aneuk Hukom (PAHA), Partai Revolusi Mahasiswa (PRM), Partai Serikat Mahasiswa (PSM), dan Partai Mahasiswa Demokrasi (PMD).

“Yang memunculkan terbentuknya partai pada waktu itu yaitu para peserta KBM tahun 2010, dengan alasan menjalankan sistem kampus sama dengan sistem ketatanegaraan karena kita mempelajari semua itu di kampus, kampus itu diibaratkan sebagai miniatur negara maka kita menjalankan seperti nyatanya suatu negara,” terang Rizky Aulia Fitri selaku ketua PRM saat dihubungi via Whatsapp oleh tim detak-unsyiah.com pada Kamis, 10 Mei 2018.

Rizky juga menjelaskan bahwa syarat bergabung dalam partai tersebut adalah mahasiswa aktif di Unsyiah dan membawa Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

“Waktu efektif partai itu menjelang pemilihan raya di Fakultas Hukum Univesitas Syiah Kuala,” tutup Rizky. []

Editor: Missanur Refasesa