Beranda Headline Himmat Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Himmat Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah

BERBAGI
(Foto: Raubati/DETaK)
loading...

Raubati | DETaK

(Foto: Raubati/DETaK)

Darussalam – Himpunan Mahasiswa Matematika (Himmat) Fkip Unsyiah menggelar Workshop penulisan karya ilmiah dengan mengusung tema “ Membangun Masa Depan Dengan Menulis” di Auditorium FKIP, Kamis ( 5/4/2012).

 
Ketua jurusan prodi matematika, Drs. M. Hasbi, M.Pd dalam sambutan pembukaan acara mengatakan bahwa kita semua harus memunculkan potensi kita dalam menulis, caranya dengan mencoba. Dia juga menjelaskan bahwa minimnya mahasiswa matematika yang mau dan mampu menulis karya ilmiah.

loading...

 
Acara tersebut bertujuan untuk menumbuhkan semangat para mahasiswa untuk memulai menulis karya ilmiah dan acara itu terbagi menjadi dua sesi pembahasan, sesi pertama mengenai motivasi menulis karya ilmiah yang disampaikan oleh Dr. Rahmah Johar, M.Pd.

 
Dosen Fkip matematika Unsyiah itu mengatakan penulis lebih disegani dari pada orang kaya “Menulislah, karena kita lebih mulia dari orang kaya,” ujar Rahmah menyemangati peserta yang hadir untuk mulai gemar menulis.

 
Sesi kedua dilanjutkan dengan pembahasan mengenai peran tekhnologi dalam metode pembelajaran modern, materi ini disampaikan oleh Mailizar dan Mukhlis, keduanya dosen muda dari Fkip Matematika Unsyiah yang baru menyelesaikan program S-2. Mereka menjelaskan betapa teknologi jaman sekarang, sangat memudahkan kita dalam belajar.

 
Dengan adanya teknologi kita mempunyai kesempatan belajar sangat terbuka, kita bisa mendapatkan pengetahuan lebih dari sekedar yang kita dapatkan di bangku kuliah “Sebenarnya kita terkendala dalam bahasa, namun jika kita bisa menguasai banyak bahasa, maka kita dapat mengakses seluruh materi – materi yang di unduh dalam web dari banyak Universitas terkemuka di seluruh negara.

 
Cut Ida Wardani, salah satu peserta menyebutkan acara ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, menambah wawasan cara menulis karya ilmiah, menambah wawasan tentang tekhnologi, “Kita juga mendapat bocoran tentang situs – situs bagus yang ada diluar negeri yang bisa menjadi rujukan bahan belajar dan menambah ilmu pengetahuan,” jelas Cut Ida.[]